Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Usai Lebaran, Pencari Kartu Kuning di Banyumas Membeludak

Liliek Dharmawan
03/7/2017 16:42
Usai Lebaran, Pencari Kartu Kuning di Banyumas Membeludak
(ANTARA)

PASCA Lebaran, pencari kartu kuning di Banyumas, Jawa Tengah membeludak. Kartu kuning tersebut sebagai kartu untuk mencari kerja di dalam negeri maupun luar negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Banyumas Wisnu Hermawanto mengungkapkan bahwa jumlah pencari kartu kuning dan rekomendasi pembuatan paspor untuk bekerja di luar negeri membeludak.

"Baru sehari dibuka, jumlah pencari kartu kuning membeludak. Selain itu, permintaan rekomendasi pembuatan paspor juga melonjak. Umumnya, mereka bakal mencari kerja di sejumlah negara seperti Taiwan, Korea, Hongkong, Jepang, Malaysia dan Singapura," ujar Wisnu, Senin (3/7).

Menurut Wisnu, pencari kartu kuning untuk kerja di luar negeri, umumnya guna melamar di pabrik dan bidang jasa lainnya. Sedangkan untuk kerja di sektor rumah tangga relatif sedikit.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Perluasan Tenaga Kerja Penempatan Kerja dan Transmigrasi Agus Widodo menyatakan karena melonjaknya permintaan kartu kuning, maka pihaknya menambah loket dan petugas pelayanan.

"Biasanya memang seperti ini, setelah Lebaran banyak yang mencari kartu kuning. Saat sekarang ada 5 loket dari sebelumnya hanya 2 loket. Petugasnya ada 10 orang," katanya.

Pada hari pertama masuk kerja ada 240 pemohon, 70 di antaranya adalah mereka yang akan bekerja ke Korea Selatan. Jumlah tersebut diperkirakan bakal semakin melonjak pada hari-hari mendatang.

Adapun berdasarkan jenjang pendidikan pemohon, menurut Wisnu, cukup bervariasi. "Mayoritas atau 80% pemohon merupakan lulusan SMA dan SMK, sedangkan 20% adalah sarjana," pungkasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik