Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN Balita di 14 Kampung di Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua dilaporkan terserang penyakit diare sejak Senin (26/6) lalu. Seorang di antaranya dinyatakan telah meninggaldunia.
Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Merauke sendiri telah turun ke lokasi untuk melihat langsung dan menanganinya. Hanya saja, ada tujuh kampung yang belum bisa dijangkau pelayanan.
Kepala Dinas Kesehatan Papua Aloysius Giyai yang dikonfirmasi usai Penandatangan Pakta Integritas Tata Tertib Administrasi dan Keuangan di Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Senin (3/7) mengakui hal itu dan pihaknya telah menurunkan Tim Khusus untuk memeriksa penyebab diare tersebut.
Kendati demikian, ucap Aloysius, pihaknya belum menetapkan kasus diare di Kimaan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). "Sudah ada tim ke sana dan kita juga telah menyiapkan obat-obatan untuk dikirim ke Merauke. Faktor lingkungan yang kurang bersih serta pola hidup masyarakat yang kurang mendukung seperti kebiasaan mengkonsumsi air tanpa dimasak terlebih dahulu, memang menjadi penyebab diare," kata dia.
Menurut Aloysius kasus diare relative terjadi di seluruh wilayah Papua. Tetapi tidak banyak seperti kasus yang terjadi di Kimaan kali ini. Kasus diare yang terjadi di Kimaam sendiri merupakan yang pertama kali terjadi di wilayah Kabupaten Merauke. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved