Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM khusus dari Badan SAR Nasional (Basarnas) akan diterjunkan untuk mengevakuasi bangkai helikopter HR 3602 milik Basarnas Jawa Tengah yang jatuh setelah menabrak areal perbukitan Gunung Butak (2.138 mdpl) di Desa Canggal Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung, Minggu (2/7).
Tragedi jatuhnya heli basarnas terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat hendak memantau dan memberikan bantuan proses evakuasi terhadap koban ledakan freatik di Kawah Sileri Pegunungan Dieng Desa Kepakisan Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara.
Proses evakuasi bangkai heli secara serentak rencananya baru akan digelar pada Selasa (4/7) setelah skema pengangkatan terkoordinasi secara matang. Namun sebagian kecil puing-puing bagian dari heli yang hancur berhasil diangkat oleh tim gabungan seperti bagian accu, pintu, hingga peralatan dan perlengkapan evakuasi milik Basarnas, yang ditemukan saat proses evakuasi para korban berlangsung.
Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Brigjend TNI (Mar) Ivan Ahmad Riski Titus, mengatakan, selain membentuk tim evakuasi khusus, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa heli bantuan milik Basarnas Bogor, Pangkalan Angkatan Laut Surabaya, jenis Bell 421, hingga Cassnya.
"Akan ada tambahan heli untuk membantu proses evakuasi besok, Selasa (4/7)," ujarnya, Senin (3/7).
Proses pengangkatan bangkai helikopter milik Basarnas Jateng tersebut kata dia, rencananya tidak akan dilakukan secara manual. Sebab lokasi utama jatuhnya heli berada pada tanah dengan tingkat kemiringan cukup tinggi.
Di sisi kanan bangkai heli adalah tebing dengan jurang yang cukup dalam. Kondisi jalur evakuasi tergolong cukup terjal dan menyulitkan petugas dalam evakuasi. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved