Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, masih panas.
Massa pendukung tiga pasangan calon saling serang dan menyebabkan empat warga terluka dan belasan rumah terbakar.
"Saya sudah meminta agar pasangan calon dapat membantu meredam berbagai aksi penyerangan," kata Kapolres Puncak Jaya AKB Hotman Hutabarat, kemarin.
Selain itu, dia melarang massa membawa senjata tajam, seperti panah dan busur.
Bila ditemukan, jelas dia, anggota kepolisian akan menyitanya agar tidak digunakan dalam berbagai aksi yang dapat menimbulkan korban jiwa.
Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi dan tetap tenang menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan hasil pemungutan suara ulang (PSU).
Pilkada di Puncak Jaya diikuti tiga pasangan calon, yakni Yustus Wonda-Kirenius Telenggen, Henok Ibo-Rinus Telenggen, dan Yuni Wonda-Deinas Geley.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal memaparkan serangan dilakukan sekitar 100 massa pendukung dua pasangan calon terhadap posko pasangan calon lainnya.
"Terjadi aksi serang pada Minggu (2/7) pagi sekitar pukul 05.15 WIT yang diawali penyerangan dilakukan pendukung calon bupati dibantu massa calon wakil bupati lain ke posko pemenangan pasangan lainnya di Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme," kata Kamal.
Penyerangan dengan menggunakan panah berawal sekitar pukul 03.00 WIT.
Massa melepaskan panah ke posko pasangan calon lainnya.
Aksi dipisahkan setelah anggota Brimob melerai mereka.
Ketua Klasis GIDI Mulia Pendeta Dainus Game mendatangi posko dan meminta para pendukung agar jangan berperang serta mengimbau para pendukung untuk menunggu putusan MK.
Empat korban terluka akibat terkena panah ialah Onius Telenggen, 40, Imanus telenggen, 22, Dolingga Telenggen, 40, dan Kalinus Weya, 42.
Emosi massa pendukung pasangan calon yang diserang terpancing saat mengetahui rekan mereka yang terkena panah.
Dengan demikian, mereka membakar 7 rumah papan, 10 rumah honai, dan 2 unit sepeda motor.
Dandim 1714 Puncak Jaya Letkol Hindratno Defidanto mengaku sangat sedih karena pilkada semestinya menjadi ajang mencari pimpinan dengan aman.
"Apalagi ini Minggu yang seharusnya digunakan untuk beribadah, malah saling perang," kata dia.
Pada 4 April, MK memutuskan PSU di enam distrik di Puncak Jaya, yaitu Dagai, Ilamburawi, Lumo, Molanikime, Yambi, dan Yamoneri.
Alasannya, Komisi Puncak Jaya tidak menghitung 32 ribu suara di enam distrik itu.
Pada 16 Juni, pesawat jenis pilatus porter milik Susi Air ditembaki saat hendak mengudara untuk mengantarkan logistik PSU pilkada Puncak Jaya.
Sebelumnya, pasukan pembawa logistik yang berjalan kaki menuju Mulanikime juga ditembaki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved