Headline

BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia

Kemenag Jakarta Imbau Siswa Madrasah Belajar di Rumah pada 1 September

Ficky Ramadhan
31/8/2025 19:06
Kemenag Jakarta Imbau Siswa Madrasah Belajar di Rumah pada 1 September
Ilustrasi(https://dki.kemenag.go.id/)

KANTOR Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh madrasah di ibu kota untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring atau online pada Senin, 1 September 2025. Kebijakan ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap situasi terkini yang dinilai tidak kondusif.
 
Dalam surat yang ditandatangani Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Viola Cempaka, dijelaskan bahwa keselamatan dan keamanan warga madrasah menjadi prioritas utama.
 
"Dalam rangka menjamin keberlangsungan proses pendidikan sekaligus menjaga keselamatan dan keamanan seluruh warga madrasah, kami memandang perlu mengambil langkah strategis sebagai bentuk antisipasi situasi dan kondisi terkini yang tidak kondusif," tulis surat yang dikeluarkan pada 29 Agustus 2025 itu.

Kanwil Kemenag DKI Jakarta meminta agar setiap madrasah melaksanakan pembelajaran secara online. Para guru juga diminta untuk tetap melakukan bimbingan dan pendampingan kepada siswa selama pembelajaran daring, guna memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga.
 
"Mengimbau kepada orang tua atau wali murid agar turut serta mendukung pelaksanaan pembelajaran daring, khususnya dalam hal pengawasan dan pendampingan anak selama belajar di rumah," tulis surat tersebut.
 
Adapun, kegiatan belajar secara daring dapat memanfaatkan berbagai platform digital seperti Google Classroom, Zoom, Microsoft Teams, WhatsApp Group, atau media lain yang sesuai dengan kondisi masing-masing madrasah.

Kolaborasi antara guru, orangtua, dan siswa sangat penting untuk menjaga kualitas pendidikan di tengah situasi yang tidak kondusif. Langkah ini diharapkan dapat menjamin keberlangsungan pendidikan tanpa mengabaikan keselamatan warga madrasah.

"Guru tetap memberikan bimbingan dan pendampingan selama proses belajar daring, sehingga kualitas pembelajaran tidak menurun. Begitu juga, dengan orangtua atau wali murid diminta berperan aktif dalam mendukung pembelajaran dari rumah, terutama dalam hal pengawasan dan pendampingan anak," tuturnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya