Kamis 21 April 2022, 05:39 WIB

Korean Consortium Berminat Gabung untuk Kelola Sampah di Bantargebang

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Korean Consortium Berminat Gabung untuk Kelola Sampah di Bantargebang

Antara/Risky Andrianto
Ilustrasi: Sampah Bantargebang

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, membuka sekaligus menghadiri kegiatan Focused Group Discussion mengenai Green Development of Landfill in Jakarta, yang berlangsung di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (20/4).

Harapannya, FGD yang diinisiasi oleh Korean Consortium itu dapat menghadirkan banyak terobosan atau inovasi yang efektif dan efisien tentang berbagai pembangunan terkait pengelolaan sampah di Kota Jakarta yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

"Sehingga kota yang kita cintai ini bukan hanya maju, tapi juga bisa bersahabat dengan alam dan lingkungan. Saya menyambut baik itikad kolaborasi dengan Korean Consortium, atas minat yang ditunjukkan kepada rencana Bantargebang Landfill Gas Power Project. Terima kasih telah menyelesaikan preliminary feasibility study pada akhir 2021 lalu. Semoga FGD ini berjalan baik, dan menghasilkan masukan-masukan penting terhadap isu pengelolaan dan pembuangan sampah di Jakarta," ungkap Riza.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) merupakan satu-satunya tempat pembuangan sampah di Jakarta yang volume sampahnya semakin meningkat. Tentunya masalah ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain itu, keberadaan sampah juga dapat menyebabkan polusi yang efeknya luar biasa pada kehidupan masyarakat sekitar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentu sangat memahami situasi dan kondisi tersebut, dengan terus melakukan berbagai upaya untuk mengambil langkah-langkah antisipasi dan jangka panjang. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk menempatkan isu polusi udara, perubahan iklim, dan pembangunan hijau sebagai prioritas dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan dan layak huni.

"Kami mengambil upaya dengan berkolaborasi dalam mengintegrasikan pelbagai rencana aksi pengendalian polusi dan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 30% di tahun 2030 dan mencapai zero emission di tahun 2050. Saya mengapresiasi dan ingin mendorong partisipasi dari berbagai pemangku kepentingan untuk berkolaborasi bersama kami membangun masa depan Jakarta yang lebih baik," jelas Riza.

Selain itu, kader Partai Gerindra iti mengatakan, Pemprov DKI Jakarta menyambut baik mekanisme kemitraan publik-swasta atau mekanisme B2B dengan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta. "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak kolaborator, Korean Consortium, untuk berkontribusi membangun Jakarta sebagai kota yang tangguh dan berkelanjutan," jelasnya. (OL-12)

Baca Juga

Antara

55,9% Kasus Harian Covid-19 Berasal dari DKI

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:54 WIB
Kasus covid-19 di Indonesia bertambah 2.248 pada Kamis...
ANTARA FOTO/Chairul R

Ada Layangan dari Mancanegara Lho di Museum Layang-Layang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:26 WIB
Layang-layang yang berasal dari berbagai belahan dunia ini didapat karena pemberian atau cindera mata ketika pengelola Museum Layang-layang...
MEDCOM

Lima Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Japek

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:20 WIB
Kecelakaan beruntun itu terjadi saat bus PO Bina Sejahtera Guvilli yang dikemudikan Asep Kurnia melintas di lajur tiga, dari arah Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya