Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menjelaskan, soal banjir yang sempat terjadi selama sepekan di Jl RE Martadinata disebabkan rob diawali melimpasnya air di Jl Gunung Sahari. Air kala itu mengalir ke arah Jl RE Martadinata dan menggenangi beberapa jalan.
Limpasan tersebut terjadi karena pintu air Pelabuhan Marina ditutup untuk membendung air laut yang sedang pasang, katanya.
"Pintu air kita tutup sehingga airnya mengalir di Gunung Sahari itu loncat ke kiri ke kanan," kata Dudi, di Jakarta, Jumat (12/11).
Dia membantah bahwa banjir terjadi selama sepekan. Pasalnya, pasang surut tidak terjadi selama seminggu penuh.
Baca juga: Penyidik Polres Jakarta Pusat Langgar Kode Etik Dilaporkan ke Propam
Saat air laut kembali surut, lanjutnya, air di Jl RE Martadinata bisa dipompa kembali menuju laut.
Namun, air kembali melimpas ketika air laut pasang sehingga banjir kembali terlihat.
"Enggak sampai seminggu, jadi pas pasang naik tergenang, pas pasang surut hilang. Pasang naik lagi tergenang lagi, memang lagi pasang tinggi itu, ujar Dudi.
Untuk menangani banjir rob di Jl RE Martadinata, Dinas SDA DKI akan melakukan penyempurnaan pompa yang bertugas untuk mengeringkan banjir.
Beban dua pompa yang sudah terpasang, kata Dudi, akan berkurang apabila laut pasang kembali terjadi.
"Ada beberapa modifikasi yang kita coba buat supaya mengurangi tekanan genangan di situ (Jl RE Martadinata-Red) akibat rob," ujarnya.
Sebagai informasi, banjir di Jl RE Martadinata dilaporkan mulai terjadi Kamis (4/11).
Informasi terakhir banjir masih terjadi setelah lima hari tergenang sejak Senin (8/11).(OL-4)
PERMUKIMAN warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, terendam banjir hingga ketinggian air mencapai 120 cm akibat luapan Kali Sunter, pada Kamis (22/1) malam.
Banjir yang melumpuhkan kawasan Cawang, Kamis (22/1) pagi ini berdampak langsung pada aksesibilitas menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
KCIC menyampaikan hujan lebat di wilayah Jakarta menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan DI Panjaitan yang merupakan salah satu akses menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
Menghadapi potensi banjir yang meluas di wilayah Jabodetabek, warga diimbau untuk segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal resmi.
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) dini hari menyebabkan banjir setinggi 70 sentimeter (cm) di ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur.
SUKU Dinas Bina Marga Jakarta Barat menyampaikan bahwa banjir yang menggenangi jalan layang (flyover) Pesing, Jalan Daan Mogot, Kamis (22/1), diakibatkan oleh sumbatan pipa pembuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved