Selasa 28 September 2021, 18:01 WIB

Produktivitas Meningkat dan Aman dari Ancaman Masih Jadi Tantangan

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Produktivitas Meningkat dan Aman dari Ancaman Masih Jadi Tantangan

MI/RAMDANI
Foto udara kawasan pusat bisnis di Jakarta yang lengang saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Jumat (10/4/2020).

 

PENINGKATAN produktivitas sekaligus aman dari ancaman Covid-19 merupakan tantangan yang harus dihadapi setiap lapisan masyarakat saat ini.

"Upaya pengendalian Covid-19 lewat kebijakan pembatasan kegiatan dalam beberapa pekan terakhir mulai terlihat semakin baik. Sudah saatnya kita meningkatkan produktivitas dengan tetap menjamin keamanan masyarakat," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/9).

Baca juga: Andra Matin: Revitalisasi TIM Terinspirasi Lagu Rayuan Pulau Kelapa

Dalam keterangan persnya via daring, Senin (27/9), Koordinator PPKM Jawa-Bali yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut B Pandjaitan mengatakan positivity rate di Indonesia sudah semakin baik di angka 1% dengan rata-rata 170.000 test per hari.

Positivity rate adalah rasio antara jumlah orang yang mendapat hasil positif lewat test Covid-19 dengan total jumlah test.

Upaya membuka kembali sejumlah kegiatan di area publik, menurut Lestari, harus benar-benar dipersiapkan dengan matang sehingga pelaksana kegiatan tersebut benar-benar memahami pengelolaan sejumlah risiko yang berpotensi dihadapi dalam berkegiatan di masa pandemi ini.

Berbagai upaya penguatan kedisiplinan masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam menjalankan protokol kesehatan di keseharian dan komitmen melaksanakan testing, tracing dan treatment, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus terus ditingkatkan.

Rerie berharap, para pemangku kepentingan dan para pakar dapat memberi masukan yang tepat agar upaya peningkatan produktivitas masyarakat bisa dilakukan di antara koridor tren penurunan kasus positif Covid-19 dan perkiraan akan datangnya ancaman penyebaran Covid-19 gelombang ketiga.

Jadi, menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, kita harus bisa bergerak dengan bermodalkan optimisme mulai terkendalinya Covid-19 dengan tren penurunan kasus dan melangkah lebih waspada lewat berbagai upaya mengantisipasi ancaman penyebaran Covid-19 gelombang ketiga di tanah air.

Rerie menilai peningkatan produktivitas masyarakat dan tetap terkendalinya Covid-19 adalah dua target yang saling berlawanan sehingga harus dicapai dengan strategi yang penerapannya harus presisi.

Ketidakseimbangan dalam menerapkan strategi pencapaian dua target itu, jelas Rerie, akan saling menggagalkan pencapaian target lainnya.

Saat ini, tegasnya, bangsa Indonesia benar-benar pada titik yang krusial dalam upaya pengendalian Covid-19 dan membangkitkan kembali produktivitas anak negeri.

Membutuhkan komitmen bersama setiap warga negara untuk menjawab semua tantangan yang ada di depan mata kita saat ini, demi mewujudkan Indonesia yang berdaya saing di berbagai bidang di masa datang.*

Baca Juga

MI/Barry F

Transjakarta Rute Stasiun Manggarai - UI Depok Beroperasi Normal Lagi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 18 Oktober 2021, 07:55 WIB
SEBELKUMNYA rute ini diperpendek menjadi Stasiun Manggarai - Stasiun Pasar...
Antara

BMKG: Waspadai Hujan dan Petir di Jaktim, Jakbar dan Jaksel

👤Muhamad Fauzi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 07:15 WIB
BMKG meminta agar masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan...
AFP

PKS Protes Rencana Attaruk Jadi Nama Jalan di DKI

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:24 WIB
Khoirudib mengatakan rekam jejak dan sejarah Attaturk sangat merugikan kaum...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya