Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PASIEN wabah demam berdarah dengue (DBD) terus bertambah.
Data dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat, empat pasien meninggal dalam kurun waktu sebulan terakhir.
"Terhitung sejak Maret, ada empat pasien DBD yang meninggal akibat DBD," kata staf Humas RSUD Cengkareng Muhammad, Sabtu (02/04).
Muhammad menjelaskan empat pasien meninggal itu merupakan warga Kecamatan Cengkareng, rentang usia mereka 23 sampai 50 tahun.
Mereka datang ke RSUD dalam keadaan mengalami dengue shock syndrome (DDS) atau bisa dikatakan dalam kondisi parah.
Selain korban meninggal, jumlah pasien DBD terus melonjak.
Menurut Muhammad, sepanjang Januari 2016, pasien DBD yang dirawat di RSUD Cengkareng mencapai 85 pasien.
Jumlahnya melonjak di Februari hingga 209 pasien. Kemudian sepanjang Maret tercatat naik menjadi 343 pasien. Memasuki awal April ini, pasien DBD sudah 38 orang.
Selain penyebab klasik pergantian musim kemarau ke musim hujan dan sebaliknya, masalah lain yang menyebabkan nyamuk Aedes aegypti menyebar ialah kebiasaan masyarakat yang kurang memelihara kebersihan lingkungan.
Apalagi, sambung dia, wilayah Cengkareng merupakan kawasan rawan kasus DBD di Jakarta Barat.
"Genangan air di dispenser air minum, misalnya. Di bawahnya ada tempat tampungan air. Biasanya ada genangan di dalamnya. Nah itu genangan menjadi pemicu jentik nyamuk. Masyarakat banyak yang tidak menyadari hal itu," kata Muhammad. (Sri/J-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved