Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

80 Mal di Jakarta Buka Kembali Pada 15 Juni, Pembayaraan Cashless

Insi Nantika Jelita
07/6/2020 10:00
80 Mal di Jakarta Buka Kembali Pada 15 Juni, Pembayaraan Cashless
Petugas bermasker dan berpelindung wajah membersihkan lantai di Mal Central Park, Jakarta, Rabu (3/6/2020).(ANTARA)

KETUA Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat menyatakan semua mal di Ibu kota buka kembali pada Senin (15/6). Hal itu mengingat adanya pelonggaran aktivitas bertahap selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.

"Semua mal berencana buka, karena semua sudah siap. Total di DKI ada 80 mal yang jadi anggota APPBI," ujar Ellen saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (7/6).

Baca juga: Tempat Wisata Mulai Dibuka Kembali

Rencana peembukaan semua mal di Jakarta itu, kata Ellen, sesuai surat edaran dari Menteri Kesehatan dan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) serta terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB Masa Transisi.

"Dari koordinasi yang kami terima dari pihak Pemprov, maka bulan Juni yang ditetapkan sebagai masa transisi tahap satu berdasarkan beberapa kajian yang tentu sudah diperhitungkan secara matang oleh pemerintah," jelas Ellen.

Pusat belanja di DKI yang masih diminta buka untuk antara lain di bidang bahan pangan, farmasi dan juga food and beverage untuk delivery atau take away. Ellen juga mengatakan, pada umumnya sebagian besar mal hanya akan buka dari jam 11.00 WIB – 20.00 WIB.

Adapun pihak mal harus menetapkan protokol kesehatan. Seperti adanya pemeriksaan suhu karyawan dan pengunjung. Lalu pemakaian masker serta face shield bagi semua karyawan tenant maupun karyawan mal. Pengunjung hanya 50%.

Pihak mal harus menyediakan hand sanitizer atau juga washtafel. Ada pengaturan jarak sejak pengunjung masuk ke mal baik dari kapasitas lift sampai eskalator yang juga diberikan tanda untuk berjarak.

"Antrean kasir juga perlu dijaga. Pembayaran juga harus memakai cashless untuk meminimalisir perpindahan fisik uang sebagai media penyebaran virus," kata Ellen. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya