Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan warganya harus disiplin dalam membatasi interaksi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penularan covid-19.
Menurutnya, Jakarta yang merupakan episentrum dalam penularan virus menular itu, pertama kali melaksanakan PSBB pada (10/4) lalu.
Baca juga: Pemprov DKI Sayangkan Masjid yang Tetap Selenggarakan Salat Jumat
Saat ini, kasus positif covid-19 di Ibu kota mencapai 1.903 kasus. Dengan 1.152 pasien masih dirawat, 142 orang sembuh dan 168 orang meninggal dunia.
"Sementara masalah covid-19 sudah dialami di 34 provinsi. Kita berdoa semoga daerah lain tidak mengalami seperti di Jakarta," kata Anies dalam akun media sosialnya @aniesbaswedan, Jakarta, Sabtu (11/4).
Anies mengatakan, Pemprov DKI sudah membatasi interaksi warganya dalam tiga pekan terakhir dengan mengeluarkan seruan-seruang larangan aktifitas yang mengumpulkan orang banyak. Seperti meliburkan sekolah, perkantoran, fasilitas umum atau tempat hiburan dan lainnya.
"Seluruh warga Jakarta selama dua pekan mendatang diharapkan berkegiatan di rumah dan mengurangi bahkan meniadakan kegiatan di luar," kata Anies.
Baca juga:Stok Pangan Jakarta Aman Sampai Dua Bulan Ke Depan
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu juga berpesan kepada warganya, walau namanya pembatasan sosial, tetapi itu harus menjadi saat menumbuhkan solidaritas sosial.
"Jadikan kesempatan untuk lebih dekat dengan keluarga dan lingkungan. Jadikan ini sebagai kesempatan untuk mengeratkan hubungan. Saya percaya keuletan kita, ketangguhan kita, Insya Allah bisa melewati masa ini," pungkas Anies. (Ins/A-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved