Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Pelaksana Pemakaman Tempat Permakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur kembali mengubur korban jenazah virus korona.
Kali ini jenazah yang dimakamkan 19 orang. Sehingga jumlah total korban jenazah virus korona di DKI Jakarta yang dikuburkan bertambah menjadi 354 orang.
Ke 19 korban dimakamkan di kuburan massal blok Islam dan blok Kristen, yang satu kawasan dengan kuburan jenazah tunawan (Mr X).
Pemakaman mulai pukul 11.00 WIB, Rabu (8/4). Ke 19 jenazah itu diangkut menggunakan 19 ambulans Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta ke lokasi makam.
"Untuk hari ini, 19 jenazah. Pemakamannya bertahap, " kata komandan regu satuan pelaksana pemakaman TPU Pondok Ranggon Nian, Rabu (8/4).
Baca juga: Blok Permakaman Massal Pondok Ranggon Bertambah 21 Jenazah
Setelah 19 jenzah itu diturunkan ke liang, penggali tutup kubur pun langsung melakukan penimbunan. Di ujung timbunan tanah ditancapkan papan nisan dan papan salib.
Dijelaskan, kuburan massal ini disiapkan tiga blok dengan kapasitas tiap blok 250 makam.
Ke 19 jenazah yang sudah di dalam peti setibanya di lokasi langsung dimasukkan ke dalam liang dengan kedalaman 2 meter.
Baca juga: Sudah 332 Jenazah Dimakamkan di Blok Khusus TPU Pondok Ranggon
Di TPU Pondok Ranggon menurut Nian, terdata 117 orang tukang gali tutup kuburan.
Ia mengklaim sejauh ini belum ada dari mereka yang terpapar virus korona (covid-19).
Menurutnya, sejak kasus pandemi menjangkit masyarakat DKI, mereka rajin berjemur panas dan meminum vitamin.
Di samping itu, ketika hendak melakukan penguburan jenazah korona, para penggali kubur dilengkapi juga pakaian antivirus. "Kita kayak astronot mau ke angkasa semua tubuh dibalut kain antivirus, hanya bola mata yang tampak, " katanya. (X-15)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved