Senin 25 Januari 2016, 03:45 WIB

BNN Curigai Bandar Narkoba Hasut Masyarakat

Mal/Beo/Try/X-10 | Megapolitan
BNN Curigai Bandar Narkoba Hasut Masyarakat

ANTARA/RIVAL AWAL LINGGA
Petugas kepolisian menangkap tersangka pengguna narkoba saat melakukan penggerebekan di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Sabtu (23/1).

 

BADAN Narkotika Nasional (BNN) menilai adanya upaya perlawanan yang terorganisasi dari bandar narkoba terhadap aparat penegak hukum.

Mereka menggalang kekuatan dengan cara memprovokasi masyarakat agar melawan aparat saat melakukan pemberantasan narkoba.

"Ini ada gerakan dari mafia narkoba yang memengaruhi masyarakat agar melawan aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun BNN. Disulut sedikit, aparat langsung diserang," ujar Kabag Humas BNN Kombes Slamet Pribadi saat dihubungi, kemarin.

Untuk itu, ia meminta peran serta masyarakat untuk membantu aparat melawan kejahatan narkoba, termasuk di wilayah yang diindikasikan menjadi sarang narkoba.

Saat disinggung upaya pemberantasan di wilayah peredaran narkoba yang di-back-up oknum aparat, Slamet mengatakan upaya pemberantasan narkoba di wilayah itu jangan sepenuhnya diserahkan ke aparat penegak hukum.

"Kalau bersama, semuanya itu pasti berhasil. Di Jakarta, Pak Ahok (Gubernur DKI) sudah mulai menginstruksikan pemberantasan, masyarakat pun harus bisa berperan aktif," kata Slamet.

Dalam menggelar operasi pemberantasan narkoba, kepolisian memastikan itu dilakukan secara rahasia, bahkan anggota aparat yang terlibat dalam operasi juga tidak akan mengetahui di mana dan siapa targetnya.

"Kalau kami umumkan, penjahatnya bisa kabur duluan. Sebelum operasi kami juga petakan wilayah yang jadi sasaran. Harus tahu jalan masuk dan keluar serta kemungkinan yang dipakai oleh target untuk kabur," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto, kemarin.

Untuk mengantisipasi insiden yang terjadi di Berlan, Matraman, Jakarta Timur, Eko mengatakan pihaknya nanti akan dibantu oleh satuan Brigadir Mobile (Brimob)yang dilengkapi senjata.

Jika bandar dan pengedar narkoba yang akan dijebloskan ke penjara, para korban penyalahgunaan narkoba akan direhabilitasi.

Tahun ini pemerintah menargetkan akan merehabilitasi sosial 200 ribu korban penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga

dok. Pribadi

Warga Gunung Sahari Selatan Kemayoran Resah Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:48 WIB
“Ini sudah 4 hari kami tidak bisa tidur, karena benar-benar takut eksekusi dilakukan tiba-tiba,” ujar...
Antara/Hafidz Mubarak A

Disdik DKI Jakarta Jamin Keberagamaan Di Lingkungan Sekolah 

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:36 WIB
Kepala Sudindik Wilayah I Jakarta Utara, Sri Rahayu Asih Subekti mengatakan, pihaknya rutin melakukan pengawasan terhadap kegiatan di...
Ist

Rajut Sinergitas, Forkopimkot Jakbar Gelar Turnamen Sepak Bola

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:28 WIB
Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya Forkopimkot Cup di tahun 2022...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya