Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyikapi positif inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta hari ini di tiga pabrik milik tiga perusahaan berbeda di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.
Anies menegaskan pengawasan dalam bentuk sidak tersebut nantinya akan semakin banyak dilakukan sebagai bentuk implementasi Instruksi Gubernur No 66/2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara Jakarta.
Baca juga: DKI Perketat Pengendalian Limbah Asap dari Cerobong Industri
"Salah satu bagian dari Ingub adalah menginstrusikan bahwa seluruh jajaran untuk melakukan inspeksi dan melakukan pengukuran di cerobong-cerobong asap bagi industri yang beroperasi di DKI. Karena itu di wilayah kita bisa kita lakukan. Jadi akan lakukan itu terus untuk mengendalikan emisi yang dikeluarkan di udara kita," terangnya di Balai Kota, Kamis (8/8).
Selain industri, Anies juga meminta kepada PLN agar bisa memeriksa emisi yang dihasilkan dari cerobong gas buang PLTU yang ada di Jakarta. Di Ibu kota terdapat dua PLTU yang dikelola oleh PLN yakni PLTU Muara Karang dan PLTU Tanjong Priok. PLTU MUara Karang memiliki kapasitas 1.500 megawatt, sementara PLTU Tanjung Priok memiliki kapasitas 2 ribu megawatt.
"Tapi yang paling penting juga saya meminta kepada semuanya. Kemarin dalam pertemuan dengan PLN saya minta untuk me-review kembali cerobong-cerobong PLTU yang ada di sekitar Jakarta. Angkanya saya tidak punya. Karena itu saya juga tidak mengatakan apa-apa dalam artian melanggar atau tidak," imbuhnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan tiap usaha yang berjalan di Jakarta terutama industri harus mematuhi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) serta mematuhi segala persyaratan yang ditetapkan dalam proses perizinan.
Di sisi lain, Anies menegaskan, tidak akan buru-buru memberikan sanksi berupa pencabutan izin. Menurutnya, sanksi-sanksi yang berkaitan dengan lingkungan diberikan secara berjenjang. "Harus sesuai dengan ketentuan yang ada," ungkapnya.
Adapun, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga pabrik di kawasan industri Pulogadung hari ini.
Baca juga: DLH DKI: PLTU Penuhi Ketentuan Ambang Baku Mutu
Pabrik pertama yang didatangi adalah pabrik yang memproduksi asam sulfat milik PT Mahkota Indonesia. Dalam sidak yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas LH DKI Andono Warih itu, perusaahan diberikan sanksi berupa paksaan pemerintah karena industri kimia itu telah melewati ambang batas baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No 13/2009 tentang Baku Mutu Industri Tidak Bergerak bagi Usaha dan Keputusan Gubernur DKI No 670/2000 tentang Baku Mutu Energi Sumber Tidak Bergerak di DKI Jakarta.
Sementara itu, di lokasi kedua yakni PT Hong Xin Steel DLH melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel emisi di cerobong pembuangan limbah gas. Perusahaan ketiga yakni PT Indonesia Acid Industry yang diberikan sanksi yang sama seperti PT Mahkota Indonesia yakni paksaan pemerintah yang harus dipenuhi dalam jangka waktu 45 hari kalender. (OL-6)
PENGAMAT Komunikasi Politik menyebut peremuan Anies Baswedan dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas bukan sekadar halalbihalal biasa
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved