Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGINGAT akan terjadi lonjakan konsumen yang drastis di beberapa destinasi wisata usai Hari Raya Idul Fitri, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta kepada semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan pengelola tempat wisata untuk dapat memerhatikan beberapa hal yang menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung.
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, dalam keterangan resminya menyebutkan ada lima hal yang perlu diperhatikan pihak pemerintah daerah dan juga pihak pengelola tempat wisata.
Baca juga: Dinkes Kabupaten Bekasi Sediakan 11 Posko di Jalur Mudik
"Pengelola tempat wisata harus memerhatikan jumlah pengungjung dengan kapasitas maksimal tempat wisata. Jangan jor-joran menjual tiket masuk, sehingga terjadi over kapasitas tempat wisata tersebut. Jika hal ini terjadi, sangat merugikan bahkan membahayakan konsumen, " kata Tulus dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (3/6).
Ia menjelaskan, yang dimaksud merugikan ialah karena konsumen menjadi tidak optimal dalam menikmati wahana wisata serta membahayakan karena bisa terjadi kejadian yang tidak diinginkan di tempat wisata tersebut.
Tulus juga mengatakan, pengelola wisata agar membuat standar harga makanan dan minuman yang dijual oleh para penyewa. Ia mengimbau, momen libur lebaran tidak digunakan untuk memberikan tarif dengan harga yang tinggi.
"Pengelola wisata harus mewajibkan para penyewa di tempat wisata untuk membuat dan mencantumkan daftar harga, dari harga makanan dan minuman yang dijualnya, jangan jadikan momen Lebaran untuk nggetok konsumen dengan harga yang ugal-ugalan, " jelasnya.
Selain itu, Tulus juga mengatakan pengelola tempat wisata agar memerhatikan dan menjaga kebersihan toilet dan juga tempat ibadah.
"Jangan biarkan toilet kotor, jorok, dan bau. Plus ketersediaan air bersih yang cukup. Demikian juga tempat ibadah, selain bersih juga harus dilengkapi dengan sarana penunjang lainnya, dan dipisahkan antara jemaah laki-laki dan perempuan, " terangnya.
Ia juga mengatakan apabila konsumen dirugikan atas pelayanan jasa wisata, maka cepat-cepatlah melaporkan atau mengadukan ke pihak pengelola. "Jika responsnya tidak memadai, kalau perlu, silakan diviralkan sebagai bentuk hukuman sosial, " ungkapnya.
Baca juga: 30 Ribu Pemudik Tinggalkan Kota Bekasi Gunakan Bus
Dan yang terakhir, Tulus mengatakan agar Pemerintah Daerah dan pengelola tempat wisata dapat memerhatikan management parkir dan rekayasa lalu lintas di sekitar tempat wisata.
"Jangan sampai tempat wisata memicu kemacetan di sekitar lokasi, khususnya di jalan raya dan yakinkan tidak ada pungli parkir bagi konsumen jasa wisata, " pungkasnya. (OL-6)
Memasuki tahun 2026, pilihan mobil keluarga di pasar otomotif Indonesia semakin beragam, mulai dari teknologi Hybrid yang efisien hingga fitur keselamatan aktif (ADAS) yang semakin canggih.
Suasana Simpang Cikulur di ruas Tol Serang–Panimbang Seksi II, Lebak, Banten.
Pelajari strategi alokasi THR 2026 agar kebutuhan Lebaran terpenuhi tanpa mengganggu keuangan pasca-Lebaran. Gunakan metode 75:15:10, bayar kewajiban dan sisihkan dana darurat.
Selain pengawasan di lapangan, Polres Cianjur juga membuka ruang komunikasi dengan DPRD Kabupaten Cianjur untuk merumuskan langkah antisipasi dini.
PEMERINTAH membatasi operasional angkutan barang mulai 13 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026, baik di jalan tol maupun arteri dalam rangka mudik lebaran.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat selama musim Idul Fitri, Pelita Air menghadirkan diskon tiket hingga 21% untuk seluruh rute domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved