Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKELOMPOK remaja itu baru saja turun dari KRL commuter line di Stasiun Sudirman. Maksud hati, mereka hendak meneruskan perjalanan ke Senayan dengan menggunakan bus Trans-Jakarta.
Namun, niat itu diurungkan. Jarak halte Dukuh Atas 1 atau Dukuh Atas 2, di Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan, itu mencapai lebih dari 500 meter.
“Kami memutuskan untuk naik Kopaja 19 jurusan Blok M, yang parkir di Jalan Sudirman. Kami pilih yang cepat aja,” papar Nurul Alhaura, salah satu dari sembilan remaja itu, Sabtu (2/3).
Saat ini perpindahan penumpang dari Stasiun Sudirman ke halte Trans-Jakarta atau sebaliknya memang masih kurang menarik. Selain jalan kaki cukup jauh, di hari kerja, jalur pedestrian yang harus dilewati itu juga sangat ramai dengan hilir mudik warga dengan berbagai keperluan.
“Bahkan, kalau mau ke Halte Dukuh Atas 2, kami harus menyeberangi jalan raya yang tidak pernah sepi dari kendaraan bermotor. Rawan kecelakaan,” tutur Mukarramah, remaja lain.
Sementara itu, perpindahan penumpang dari halte Trans-Jakarta ke Stasiun Sudirman juga tidak kalah perjuangannya. Dari Halte Dukung Atas 1, mereka harus lebih dulu menaiki jembatan penyeberangan orang atau berjalan di trotoar yang menanjak di depan gedung Landmark Center, jika turun di Halte Dukuh Atas 2.
Tata jalur pedestrian
Para remaja itu spontan menyambut baik saat mendapat informasi di kawasan Dukuh Atas ini akan dijadikan transit oriented development (TOD). Kawasan transit terpadu itu akan mewadahi lima moda transportasi berbasis rel, yakni moda raya terpadu (MRT), KRL, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, kereta bandara, serta Halte Trans-Jakarta.
Penataan pedestarian akan dilakukan sehingga proses perpindahan warga yang menggunakan salah satu moda ke moda lain bisa berlangsung lancar.
“Alhamdulillah. Kami menyambut baik perubahan ini. Semoga dengan adanya pusat transit, integrasi transportasi akan lebih baik,” jelasnya.
Untuk membangun kawasan TOD, Gubernur DKI Jakarta sudah menunjuk PT MRT Jakarta sebagai operator utama. Selain TOD Dukuh Atas, perusahaan itu juga diberi beban pengembangan tujuh kawasan TOD lain di masa mendatang, yakni di Lebak Bulus, Blok M, Senayan, Istora, Bendungan hilir, Setiabudi, dan Bundaran Hotel Indonesia.
Khusus di kawasan TOD Dukuh Atas, PT MRT Jakarta juga akan membangun dua gedung berlantai 20. Bangunan akan menggunakan lahan seluas 3.000 meter persegi dengan luas bangunan 1.700 meter persegi.
Dari pantauan Media Indonesia, Sabtu (2/3), belum ada kegiatan konstruksi di lokasi yang bakal dijadikan pusat transit. Hanya terdapat sejumlah titik yang ditandai dengan cat semprot untuk pembangunan taman dan view deck.
Sementara itu, bangunan untuk terowongan, jalur pedestrian, penataan angkutan online, bangunan wadah UMKM, dan penerangan, belum ada tanda. Pekerjaan proyek hanya terlihat di Jalan Tanjung Karang, berupa pekerjaan pengelasan di stasiun MRT.
Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim menjanjikan penataan trotoar TOD Dukuh Atas dilakukan untuk memberikan keleluasaan dan kenyamanan bagi pengguna.
“Mobilitas kawasan Dukuh Atas akan sangat tinggi. Karena itu, butuh penataan yang baik. Salah satunya ialah jalur pedestrian yang ada di bawah fly over Sudirman.”
Hari ini pembangunan konstruksi akan dilakukan. Untuk itu rekayasa lalu lintas diberlakukan, di antaranya dengan memberlakukan sistem satu arah pada blok Tanjung Karang, blok Jalan Blora, dan blok Landmark-BNI. (J-3)
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian tahun 2026.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
Kemacetan terjadi akibat banjir dan genangan di sejumlah titik setelah hujan deras mengguyur Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya sejak malam.
Puluhan Bus TransJakarta Tertahan Akibat Banjir
Transjakarta memodifikasi 4 rute mulai 21 Februari 2026, termasuk 4D, 6M, 9H, dan 11B. Cek daftar halte yang tidak lagi dilayani dan perubahan rute terbaru di sini.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menghadirkan fasilitas musala di 69 halte yang tersebar di berbagai koridor utama serta titik integrasi strategis.
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta memperbolehkan penumpang minum air dan makanan ringan saat berbuka puasa di dalam bus apabila ada di perjalanan.
Insiden kepulan asap terjadi pada bus Koridor 9 di Halte Pancoran. Transjakarta melakukan grounded dan memeriksa 59 bus gandeng Zhongtong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved