Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSi premanisme terkait penguasaan lahan di Jakarta masih marak terjadi. Belakangan, Jakarta Barat menjadi salah satu wilayah yang rawan kasus penguasaan lahan.
Berkaitan dengan hal tersebut, Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan maraknya penguasaan lahan merupakan dampak dari tidak tegasnya pemerintah, khususnya Pemprov DKI dalam mengelola lahan kosong.
Dirinya beranggapan, pemprov harus belajar dari negara Singapura dalam melakukan pengelolaan lahan kosong.
"Di Singapura setiap pemilik lahan, khususnya di tengah kota, diberi batas waktu oleh pemerintah kota untuk mengolah atau memanfaatkan lahan milik mereka. Kalau pemilik lahan tidak sanggup, lahan tersebut diambil alih negara untuk dibuat ruang terbuka hijau," tutur Nirwono kepada Media Indonesia, Kamis (28/2).
Baca juga : DKI Libatkan Polisi Tangani Kasus Salah Beli Lahan
Penguasaan lahan di Jakarta, ujarnya, bukan hanya ditemukan di Jakarta Barat, melainkan di wilayah-wilayah strategis lainnya seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.
Nirwono menilai, aksi premanisme dalam menduduki lahan kosong itu juga dilakukan oleh organisasi masyarakat (ormas), baik itu ormas berbasis kelokalan maupun ormas berbentuk keagamaan.
Untuk itu, dirinya mengatakan, pemprov harus membuat ketegasan dalam mengelola lahan kosong guna menghindari aksi premanisme dalam penguasaan lahan.
"Jadi, pemerintah harus membuat aturan terkait lahan kosong guna menghindari keterbangkalaian lahan, dan munculnya konflik sosial," tukas Nirwono. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved