Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

1.697 Rumah Rusak 400 KK Mengungsi

(DD/J-1)
08/12/2018 04:00
1.697 Rumah Rusak 400 KK Mengungsi
(ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

WALI Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kemarin langsung menggelar rapat koordinasi untuk membahas penanganan bencana angin puting beliung yang menerjang Kota Bogor dan sekitarnya pada Kamis (6/12) sore.

Laporan yang diterimanya, 1.697 rumah rusak dengan tingkatan sedang hingga berat, yang tersebar di delapan kelurahan.

"Rumah-rumah yang rusak itu ada di Kelurahan Batutulis, Lawanggintung, Pamoyanan, Cipaku, Ranggamekar, Sukasari, Baranangsiang, dan Babakan Pasar," kata Bima dalam rapat koordinasi tersebut, kemarin.

Rapat koordinasi diikuti Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Asisten Pemerintahan Hanafi, Kepala Dinas Sosial Azrin Syamsuddin, Kepala Dinas Perhubungan Rakhmawati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Elia Buntang, perwakilan BPBD, Disperumkim, Satpol PP, para lurah, dan camat se-Kota Bogor.

Untuk lokasi terparah, beber Bima, ada di Kelurahan Batutulis. Di kelurahan itu, 472 rumah rusak, 280 unit di antaranya rusak berat. Kemudian di wilayah Pamoyanan, 452 rumah rusak, 250 di antaranya rusak berat. Lalu di Cipaku 224 rumah rusak, Babakan Pasar 178 rumah, Sukasari 139 rumah, Lawanggintung 112 rumah, Ranggamekar 65 rumah, dan Baranangsiang 55 rumah.

"Saya instruksikan untuk rekan-rekan di wilayah mendata kerusakan rumah tersebut sesuai kategori, yang mana rusak berat, sedang, dan ringan. Harus by name by address. Cek juga status kepemilikan tanah agar tidak terjadi masalah baru," tegas Bima.

Mengungsi

Bima juga mendapat laporan sedikitnya 400 kepala keluarga terpaksa mengungsi lantaran rumah mereka rusak parah tersapu angin. Saat ini, mereka menempati sejumlah titik penampungan seperti masjid.

"Pemkot Bogor saat ini memiliki anggaran sekitar Rp6 miliar untuk tanggap darurat bencana. Akan dikoordinasikan dulu penggunaannya. Dari bantuan tak terduga, kita ada Rp1,5 miliar. Saya juga sudah layangkan surat ke gubernur untuk ikut kucurkan bantuan," jelas Bima.

Untuk membantu warga, Komandan Batalyon Infanteri 315/Garuda Letnan Kolonel Rendra Dwi Ardhani langsung menerjunkan 60 anggotanya.

Mereka memotong dan menyingkirkan pohon-pohon tumbang, pembersihan jalan, dan membersihkan rumah warga yang dikategorikan rusak berat dan sedang."Selanjutnya semua sektor akan kita usahakan dapat pulih dan bisa berfungsi seperti sediakala," ungkap Rendra.

Dia mengatakan, anggotanya akan diterjunkan setiap hari secara bergantian sampai kondisi normal.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik