Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Konsep Skybridge Tanah Abang belum Selaras dengan Rencana PT KAI Bangun TOD

Nicky Aulia Widadio
09/6/2018 12:55
Konsep Skybridge Tanah Abang belum Selaras dengan Rencana PT KAI Bangun TOD
(ANTARA/Muhammad Adimaja)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta belum berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait pembangunan jembatan layang (skybridge) di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Padahal. Konsep pembangunan skybridge itu juga belum diselaraskan dengan rencana PT KAI membangun kawasan transit oriented development (TOD) di Stasiun Tanah Abang.

“Belum ada sosialisasi (dari Pemprov DKI ke PT KAI),” ujar Senior Manajer Aset PT KAI Daerah Operasi I Jakarta, Tanang, ketika dihubungi.

Menurut Tanang, sekitar dua bulan yang lalu pihaknya memang menghadiri rapat dengan Dinas Perhubungan DKI. Namun saat itu hanya ada pemaparan konsep. Belum ada penyelarasan konsep skybridge dengan rencana PT KAI membangun TOD di Stasiun Tanah Abang.

“Belum ada (penyelarasan),” tambah Tanang.

Sebelumnya, Direktur Utama PD Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengakui jika konsep skybridge ini belum terintegrasi dengan rencana PT KAI membangun TOD. Dia beralasan, pembangunan skybridge tidak bersinggungan langsung dengan konsep pengembangan PT KAI dan tidak menggunakan lahan PT KAI.

“Sementara skybridge belum bersinggungan langsung dengan konsep KAI. Jika bersinggungan akan disesuaikan. Kita tidak masuk ke area KAI. Kalau saling menunggu enggak selesai-selesai,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meng-approve desain skybridge yang dibuat oleh PD Sarana Jaya. Lelang pembangunan skybridge pun telah dimulai sejak Jumat (8/6). Anggaran pembangunannya berkisar Rp35 miliar.

Pembangunan skybridge merupakan bagian dari rencana penataan kawasan Tanah Abang jangka menengah. Sementara untuk jangka panjang, Pemprov DKI juga berencana akan membangun TOD.

Anies enggan memastikan apakah pembangunan skybridge ini juga telah diselaraskan dengan rencana pembangunan TOD oleh Pemprov DKI.

“Saya sampaikan bahwa skybridge ini sifatnya solusi sementara. Tetapi karena investasi di sini membutuhkan dana yang besar, jangan sampai barangnya jadi sementara, sehingga ketika membuat TOD besok rancangannya itu cocok dengan skybridge yang sekarang,” ucap dia.

Sementara terkait koordinasi dengan PT KAI, Anies enggan menjawab.

“Tanya ke Pak Yoory saja,” tuturnya. (A-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya