Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERTIBAN tempat hiburan malam di Kota Depok jelang Ramadhan 1439 Hijriah mendadak dibatalkan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Yayan Arianto menyebut rencana penertiban itu batal karena agenda penertiban telah bocor.
"Rencana penertiban terhadap tempat hiburan malam ternyata telah bocor. Saya lihat ada yang dengan sengaja membocorkan. Bukti rencana penertiban bocor ialah dari datangnya beberapa pengelola tempat hiburan malam ke Markas Satpol PP, Senin (14/5)," kata Yayan di Depok, Selasa (15/5).
Para pengelola usaha hiburan malam itu mendatangi Satpol PP untuk meminta penertiban dibatalkan. "Rencana penertiban kami sudah tahu. Kami telah mendengarkan rencana penertiban, tapi tak perlu tahu siapa yang membocorkan. Itu rahasia," kata Yayan mengutip pernyataan pengusaha hiburan malam.
Saat ia mencecar para pengusaha itu, siapa yang telah membocorkan rencana itu, mereka tak mau cerita. "Heran saya. Siapa ya bekingnya," ucap Yayan.
Menurut Yayan, Satpol PP sebetulnya akan menggelar razia menjelang Ramadan, Senin (14/5) malam. Sasaran Satpol PP ialah karaoke, warung remang-remang, dan prostitusi berkedok panti pijat di Kota Depok.
Yayan memastikan Pemkot Depok akan tetap menertibkan tempat hiburan malam tersebut di lain waktu secara diam-diam. Tujuannya untuk menekan angka kriminal.
"Pemkot Depok tidak takut dengan siapa pun yang melindungi tempat hiburan malam. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Jadi, bagi pengelola jangan membuka usaha hiburan malam selama Ramadan," ungkapnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved