Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi mengawasi organisasi kemasyarakatan yang berpotensi memiliki jaringan radikalisme.
"Sejauh ini belum ada kelompok yang murni radikalisme, tapi kalau perbuatan yang mengarah radikal, ada," kata Kepala Kesbangpol Kota Bekasi, Abdillah, Senin (15/4).
Jika ada ormas yang terbukti terlibat radikalisme, ujarnya, pemerintah dan aparat penegak hukum tidak akan segan membubar paksa kelompok tersebut.
Dalam catatannya, Abdillah menyebut, ada sekitar 50 lebih ormas yang tercatat di Kota Bekasi. Ormas tersebut mendapatkan izin berupa Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Pemerintah Kota Bekasi dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri.
“Tapi masih banyak juga ormas yang berdiri tidak legal,” kata dia.
Untuk itu, dia mengimbau, kepada ormas yang belum tercatat agar melapor dan mengurus perizinannya ke pemerintah.
Guna mengantisipasi penyalahgunaan ormas, pemerintah membentuk sebuah tim untuk melakukan pengawasan secara intensif. Setidaknya ada 30 lebih personel gabungan dari pemerintah, Polri dan TNI yang bertugas mendeteksi potensi penyalahgunaan ormas yang mengarah ke radikalisme.
“Petugas bergerak secara diam-diam, jadi kami tidak bisa menyebutkan titiknya,” tandas dia. (OL-5).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved