Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Toni Bako menyebut alasan pihaknya akan menutup Alexis karena ditemukan praktik prostitusi berdasarkan laporan media massa. Penutupan dilakukan terhadap seluruh unit usaha Alexis yang tersisa.
"Laporan dari media massa ya, dan laporannya valid kan," kata Toni saat dihubungi, Kamis (22/3).
Majalah Tempo memuat hasil investigasi pada edisi 29 Januari - 4 Februari 2018 yang menguak masih eksisnya prostitusi di Alexis. Toni mengaku hasil investigasi media massa itu telah diverifikasi oleh Pemprov DKI.
"Kalau sudah begitu (ditutup) ya sudah terbukti dong. Kita kan nggak berani kalau nggak ada bukti," tegas Toni.
Menurut Toni, ada empat unit usaha di Alexis yang masih eksis pasca ditutupnya Griya Pijat Alexis pada Oktober 2017 lalu. Keempat anak usaha itu yakni karaoke, musik hidup, bar dan restoran. Penutupan ini berdampak pada seluruh unit usaha tersebut.
"Tutup dong, habis. Permanen. Riwayatmu habis, tamat riwayatmu. Kita kan nggak mau generasi muda kita dirusak," tambahnya.
Praktik prostitusi di Alexis, sambung Toni, melanggar pasal 55 Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Izin Usaha Pariwisata. Dalam pasal itu dijelaskan tempat hiburan malam yang terbukti menjadi tempat prostitusi akan dicabut izin usahanya tanpa ada sanksi teguran terlebih dulu. Sumber laporan bisa berasal dari media massa atau laporan masyarakat. Selanjutnya, pengusaha pariwisata yang melanggar dilarang mendirikan usaha pariwisata hiburan dan sejenisnya.
Rencana penutupan ini, kata Toni, merupakan usulan dari Dinas Pariwisata kepada Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Satpol PP. Namun, dihubungi terpisah, Kepala PTSP Edy Junaedi mengaku tidak tahu ihwal penutupan Alexis tersebut. Sementara, Kepala Satpol PP Yani Wahyu tidak bisa dihubungi.
"Saya nggak tahu, agenda saya dari pagi padat," kata Edy.
Sebelumnya, Wakil Kepala Satpol PP DKI, Hidayatullah mengaku personilnya telah bersiaga di area sekitar Alexis untuk melakukan penutupan. Namun, penutupan yang semula direncanakan pukul 11 siang, gagal dan ditunda. (A-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved