Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Alasan Berkeadilan, Larangan Sepeda Motor di Jl MH Thamrin Segera Dicabut

Selamat Saragih
08/11/2017 16:15
Alasan Berkeadilan, Larangan Sepeda Motor di Jl MH Thamrin Segera Dicabut
(MI/ARYA MANGGALA)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam waktu dekat akan segera mencabut larangan sepeda motor melintas di kawasan Jl MH Thamrin. Larangan ini sebelumnya sudah diterapkan pada era Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sebenarnya banyak juga pihak yang mempertanyakan alasan pencabutan larangan motor itu. Namun Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, rupanya punya alasan kuat. Menurut dia, tujuannya untuk mengembalikan rasa berkeadilan namun tetap menjunjung tinggi ketertiban.

“Dan semua kaidahnya kita pastikan untuk memastikan kelancaran selama Asian Games,” kata Sandi, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/11).

Dia menambahkan, Gubernur DKI, Anies Baswedan, telah memerintahkan untuk mengembalikan aksesibilitas jalan bagi seluruh pengguna kendaraan pribadi, baik roda dua maupun empat. Namun pengembalian aksesibilitas jalan bagi seluruh pengendara bermotor harus dibalut dengan aturan, sehingga ketertiban tetap terjaga.

“Ini yang lagi dikaji. Kita tidak perlu overspekulasi. Kita tunggu desainnya. Karena sekarang desainnya dilakukan di bawah koordinasi Dinas Bina Marga DKI. Dinas itu lagi mencoba menata dan akan presentasi ke kita mengenai desain yang bisa menghadirkan prinsip berkeadilan pengemudi kendaraan roda dua. Tapi tentu saja keselamatan perlu dipastikan,” jelasnya.

Adanya kekhawatiran orang enggan beralih ke transportasi massal karena pencabutan larangan motor di kawasan Thamrin, menurut Sandiaga, tidak akan terjadi. Karena dia pastikan akan ada insentif yang disediakan Pemprov DKI bagi warga yang menggunakan transportasi massal.

Salah satunya melalui program OK OTrip. Dengan pendekatan khusus tersebut dapat memastikan penggunaan ridership dari bus Transjakarta akan meningkat. Bahkan begitu ada MRT, warga dengan sendirinya akan berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

“Karena itu, memang didesain seperti itu. Kita akan memberikan insentif dan disinsentif yang tepat. Untuk memastikan para pengguna kendaraan pribadi sekarang termasuk roda dua berpindah ke penggunaan transportasi umum,” ujarnya.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya