Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK Kepolisian melakukan mediasi terhadap kasus bully yang menyasar JS, siswa di sebuah SD Negeri di Pasar Rebo, Jakarta Timur. JS sebelumnya dibully rekan-rekannya karena wajahnya dibilang mirip Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Peristiwa bully itu ya kenakalan anak-anak kalau kita bilang, karena pengawasan dari orang tua dan pihak sekolah, kemarin sudah kita lakukan mediasi-mediasi termasuk dari Depdikbud juga hadir dari KPAI juga, intinya penyelesaian secara kekeluargaan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro, AKBP Hendy F Kurniawan di Polda Metro, Kamis (2/11).
Hendy menjelaskan, untuk rekan-rekan korban yang melakukan bully terhadap JS, pihaknya akan melakukan pendekatan secara psikologi. Menurut dia, penyelesaian secara hukum akan dinomor duakan dalam kasus ini. "Bukan dari penegakan hukum, dari pihak sekolah juga akan memberikan edukasi terhadap siswanya," ungkap Hendi.
Meski akan diselesaikan secara kekeluargaan, menurut Hendy, bully yang terjadi tersebut telah membuat JS trauma. Dalam pemeriksaan terhadap fisik JS, polisi juga menemukan adanya bekas luka yang diduga dilakukan rekan-rekan JS. Buntut dari semua perlakuan tersebut, menurut Hendy, JS meminta untuk pindah sekolah. "Nanti dari pihak dikbud akan menjembatani bantu proses kepindahannya," pungkas Hendy.(MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved