Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akhirnya membentuk tim kerja untuk mendorong percepatan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang masih terkendala karena persoalan pembebasan lahan.
"Kita akan membuat tim bersama, akan dibentuk di bawah Kemenko Perekonomian," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seusai rapat koordinasi percepatan realisasi proyek strategis nasional di Jakarta, Senin (30/10).
Budi menjelaskan tim kerja ini akan berperan sebagai Komite Koordinasi Transit Oriented Development (TOD) yang melakukan sinkronisasi Masterplan TOD dengan rencana pembangunan depo MRT Jakarta dan perumahan rakyat.
Upaya sinkronisasi ini akan dilakukan dengan melibatkan banyak pemangku kepentingan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun badan usaha agar proyek transportasi massal ini cepat terwujud.
"Jadi ada pusat dan daerah yang akan mengelola proses kegiatan tindak lanjutan, terutama berkaitan dengan penyelesaian, berkaitan dengan TOD, khusus yang ada di Jakarta Kota," ujarnya.
Proyek MRT Jakarta Selatan dan Pusat saat ini sedang menghadapi kendala berupa pengadaan lahan di Kampung Bandan yang sangat kompleks sehingga membutuhkan koordinasi pemerintah pusat dalam bentuk tim kerja.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo menambahkan sekitar 16 kementerian dan lembaga sertainstansi akan masuk ke dalam struktur Tim
Kerja Pengembangan TOD Kampung Bandan. "Kami mengusulkan ada 16 kementerian-lembaga dan instansi yang perlu terlibat dalam tim kerja ini," ungkap Wahyu.
Dalam rapat koordinasi juga diputuskan terkait pembiayaan pembangunan proyek MRT Jakarta yaitu pembagian pembebanan pinjaman antara pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah sebesar 49 persen dan 51
persen.
Pembagian beban ini tidak hanya berlaku untuk proyek MRT dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI (Fase I), tetapi juga untuk proyek dari Bundaran HI sampai Kampung Bandan (Fase II).(Ant/OL-3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved