Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Anies: Enam Proyek Bina Marga Terancam Molor

Nicky Aulia Widadio
18/10/2017 20:23
Anies: Enam Proyek Bina Marga Terancam Molor
(MI/Arya Manggala)
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti enam proyek di Dinas Bina Marga yang terancam tidak rampung tepat waktu. Pemprov DKI tengah merancang percepatan atas keenam proyek tersebut.

Enam proyek yang dimaksud ialah pembangunan simpang tak sebidang Bintaro Permai, simpang tak sebidang Cipinang Lontar, underpass Kartini, flyover Pancoran, underpass Mampang-Kuningan, serta underpas Matraman-Salemba. Keenam proyek tersebut sedianya selesai pada 15 Desember 2017 mendatang.

"Kepala Dinas Bina Marga tadi memberikan lampiran ada enam (proyek), itu hampir semua menurut status (pengerjaan) hari ini akan terlambat," kata Anies di Balaikota, Rabu (18/10).

Penyebabnya, sambung Anies, ada bermacam-macam. Di antaranya karena pemasangan kabel listrik belum selesai, karena ada saluran pipa gas dan pipa air. Rata-rata progres pembangunan dari proyek-proyek itu baru mencapai sekitar 65 persen. Ia menilai ada koordinasi yang berjalan tidak baik dalam proses perencanaan, sehingga pengerjaan proyek tidak bisa dieksekusi tepat waktu. Apalagi, tahun anggaran dari kedua proyek itu ialah pada 2016 hingga 2017.

"Kalau tidak selesai bulan Desember, maka kerepotannya banyak sekali. Kita harus bicara tender baru di tahun baru. Belum tentu yang meneruskannya yang sama. Karena itu saya sampaikan pada semua, ini perintah, review semua. Saya minta paling lambat Jumat pagi akan ada dokumen tertulis mereka bagaimana mempercepat proses ini," tegasnya.

Anies juga menyoroti permasalahan kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh pembangunan proyek-proyek itu. Untuk meminimalisasi masalah kemacetan akibat proyek, Anies menyebut penanganan di setiap titik berbeda-beda. Misalnya, untuk proyek underpass, bisa dikerjakan di sisi kedua ujungnya terlebih dahulu. "Kita tidak ingin permasalahan warga Jakarta bertambah karena macet," ucapnya.(OL-3)

Rencana percepatan atas keenam proyek tersebut dibahas dalam rapat antara Gubernur bersama Dinas Bina Marga dan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda).

"Iya, Pak Gubernur minta dipercepat supaya pelayanan masyarakat bisa maksimal," kata Kepala Bappeda Tuty Kusumawati. (Nic)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya