Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengaku dia bersama Gubernur DKI, Anies Baswedan, akan dipanggil Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait kelanjutan proyek 17 pulau reklamasi di pesisir pantai utara (pantura) Jakarta.
“Dalam satu dua hari Pak Jokowi mau panggil kami,” kata Sandi seusai mengunjungi SDN 07 Pagi Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/10).
Terkait proyek reklamasi, Sandi meminta semua pihak bersabar. Karena dia dan Anies baru dilantik menjadi Gubernur dan Wagub DKI selama lima tahun periode 2017-2022.
Kendati demikian, kata Sandi, pihaknya justru memenuhi tuntutan masyarakat yang menjadi tugas mereka berdua. Yaitu menghentikan proyek reklamasi yang saat ini tengah berjalan pasca pencabutan moratorium reklamasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kemaritiman.
“Yah kayak drama queenya. Ini teman-teman sabar, tunggu, Pemda baru dilantik. Kita tahu tuntutan masyarakat. Kita tahu tugas kita adalah hentikan reklamasi. Kita cari prosesi yang betul-betul sudah ditunggu masyarakat,” ujarnya.
Karena saat ini, lanjutnya, ada tim yang sedang mengkaji pelaksanaan proyek reklamasi. Dia bersama Anies tidak ingin mengambil keputusan yang tergesa-gesa. Sandi ingin memastikan keputusan atau kebijakan yang diambil didasarkan untuk kemajuan bangsa.
“Jadi sabar, teman-teman kita kaji dengan baik, tidak tergesa-gesa. Kita pastikan bahwa semua untuk kemajuan bangsa,” ujarnya,
Ketika ditanya bila Presiden meminta Anies dan Sandi meneruskan proyek reklamasi, Sandi mengatakan, baik pemerintah pusat maupun Pemprov DKI sama-sama memiliki niat yang baik. Hanya saja keputusan diambil harus berdasarkan keterbukaan dan berkeadilan.
“Saya rasa kita sama-sama miliki niat yang baik. Sebuah proses yang penuh keterbukaan dan berkeadilan harus kita hadirkan di Jakarta,” ungkapnya.
Untuk membicarakan kelanjutan reklamasi, Sandi mengatakan, Presiden RI akan mengatur teknik pertemuan antara dia dan Anies dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Pandjaitan.
“Teknisnya nanti kita atur. Tapi yang jelas Pak Jokowi setelah melantik kami kemarin sedang mempersiapkan pertemuan. Karena banyak isu yang ingin kami bicarakan. Tapi yang kami tekankan bahwa proses ini harus semua terbuka,” ujarnya.
Satu hal yang dipertanyakan dalam proyek reklamasi ini yang belum mendapatkan jawaban pasti adalah berapa jumlah lapangan pekerjaan di kawasan pulau reklamasi. Kajian model lapangan kerja seperti apa yang disediakan di sana belum ada.
“Lalu untuk siapa tempat itu. Untuk anak Indonesia? Bagaimana pendidikan, apakah kehidupan yang kita lihat di sini akan terbantu atau hanya untuk segelintir kepentingan sekelompok orang. Kami memimpin untuk semua orang, bukan segelintir manusia yang punya kepentingan kelompok tertentu,” pungkas Sandi.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved