Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Polisi Selidiki Korupsi Pembangunan 18 Puskesmas yang Diresmikan Djarot

Akmal Fauzi
05/10/2017 12:35
Polisi Selidiki Korupsi Pembangunan 18 Puskesmas yang Diresmikan Djarot
(ilustrasi/MI)

PEMBANGUNAN 18 puskesmas yang baru saja diresmikan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pada Rabu (4/10) tengah diselidiki oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. Pembangunan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp257,9 miliar itu terindikasi korupsi.

Wakil Direktur Tipikor Mabes Polri, Komisaris Besar Erwanto Kurniadi membenarkan hal itu. "Iya benar saat ini sedang penyelidikan," kata Erwanto kepada Media Indonesia, Kamis (5/10)

Erwanto belum menjelaskan lebih lanjut ihwal indikasi korupsi tersebut. Pihaknya hanya mengatakan saat ini tengah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Informasi yang dihimpun, indikasi korupsi itu terkait penyelesaian pembangunan yang terlambat 7 bulan, tetapi pejabat pembuat komitmen (PPK) di Dinas Kesehatan DKI tidak melakukan langkah pemutusan kontrak dan pengerjaan tetap diteruskan. Pembangunan 18 Puskesmas yang dimulai awal 2016 semestinya rampung pada Desember 2016.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya