Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, telah menerima 20 ribu blangko KTP elektronik dari Kementerian Dalam Negeri. Namun, jumlah itu hanya separuh dari kebutuhan yang mencapai 40 ribu.
“Jelas tidak cukup. Depok saat ini paling tidak butuh 40 ribu blangko KTP-E,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Depok Misbahul Munir.
Diakui Misbahul, sampai saat ini masih banyak warga yang belum terlayani pencetakan KTP-E. Pemkot Depok terkendala oleh pasokan blangko dari pusat. “Semoga tahap kedua ini sudah banyak yang terlayani. Kita bergantung pada pusat.”
Sebelumnya, Depok telah menerima 60 ribu blangko KTP-E dari Kementerian Dalam Negeri dari kebutuhan seluruhnya yang mencapai 120 ribu. “Target kami tahun ini harus sudah selesai semua,” ucapnya.
Salah satu warga Beji, Depok, Chandra, 33, mengaku akan segera membuat KTP-E begitu mendengar adanya kiriman blangko KTP-E.
Sejatinya, ia akan membuat KTP-E pada tahun lalu. Niat itu diurungkannya begitu mendengar kelangkaan blangko KTP-E di semua daerah. Hingga kini, ia pun belum merekam data diri untuk pembuatan KTP-E tersebut.
“Sudah setahun lalu kata orang kelurahan blangkonya masih kosong. KTP saya masih yang lama, inginnya dapat yang baru. Alhamdulillah kalau sudah ada lagi,” katanya.
“Saya harus cepat-cepat ke kelurahan. Takut kehabisan lagi karena banyak warga yang masih belum rekam KTP-E,” imbuhnya.
Berdasarkan data di Dinas Dukcapil, jumlah wajib KTP-E di Kota Depok ialah 1,8 juta jiwa. Sebanyak 1,4 juta di antaranya sudah melakukan perekaman data.
Sebanyak 50 ribu di antara warga yang sudah merekam data itu belum menerima KTP-E karena blangko habis. Alhasil, Dinas Dukcapil Depok perlu melakukan pemilihan data prioritas untuk dicetak.
Dalam surat edaran Kemendagri yang terlampir dalam paket blangko, pemkot diinstruksikan untuk mencetak data yang telah berstatus print ready record saja.
Sebelumnya, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan pemerintah pusat telah mendistribusikan sebanyak 6,25 juta keping blangko KTP-E dari total pengadaan sebanyak 7,8 juta keping. (KG/J-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved