Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
'KEPADA penumpang yang terhormat kereta Sky Train akan menuju Terminal tiga dari Terminal dua'. Demikian suara yang menggema dari operator di ujung Sky Train, moda transportasi baru yang akan mengantar penumpang Bandara Soekarno Hatta dari satu terminal ke terminal lain. Setelah ditunggu-tunggu sekian lama, akhirnya Sky Train mulai beroperasi melayani penumpang mulai besok, Minggu (16/9).
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, persiapan mulai beroperasi Sky Train sudah pada tahap akhir. Public Relation Manager PT Angkasa Pura II Yado Yarismano menjelaskan, persiapan malam ini meliputi fine tunning atau pendeteksian posisi kereta dan general cleaning persiapan shelter. Barunya shelter Sky Train ini menyebabkan ruangan masih bau cat dan tinner.
"Sudah tinggal finishing. Semua sudah siap untuk melayani penumpang pukul 09.00 besok," kata Yado ketika ditemui di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu (16/9).
Untuk tahap pertama, satu set Sky Train yang terdiri dari dua gerbong hanya akan melayani penumpang pesawat yang hendak pindah dari Terminal 3 ke Terminal 2 atau sebaliknya. Layanan tersebut juga baru terbuka pada pukul 07.00-09.00, 12.00-14.00, dan 17.00- 19.00.
Rencananya di akhir tahun Sky Train akan beroperasi utuh di mana tiga set Sky Train akan dikerahkan selama 24 jam. Adapun satu set Sky Train bisa memuat sebanyak 176 penumpang. Berdasarkan pantauan, ada 11 kursi berwarna biru yang disediakan untuk penumpang, enam di antaranya disediakan untuk penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil serta lima tempat duduk untuk penumpang umum. Sisanya, penumpang harus berdiri pada pegangan yang sudah disediakan mirip angkutan TransJakarta
"Karena ini baru tahap satu maka ke depannya saat beroperasi penuh kami akan menggunakan double track di trase A dan Trase B dengan tiga train set. Sekarang kami hanya pakai Trase A," jelas Yado.
Saat Media Indonesia menjajal Sky Train dipastikan waktu tempuh dari Terminal 3 ke Terminal 2 hanya memakan waktu 4 menit dengan kecepatan kereta 40 km/jam. Adapun jarak antara Terminal 3 dengan Terminal 2 1,7 km. Yado mengatakan, dengan adanya Sky Train penumpang pesawat akan memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan perjalanan.
Tidak perlu lagi berlama lagi menunggu shuttle bus yang sangat dipengaruhi traffic di jalan. Nantinya, Sky Train datang setiap lima menit sekali, tapi saat pengoperasian tahap awal kereta akan datang tiap 15 menit sekali.
"Saat ini pun kami masih menggunakan pengemudi. Setelah evaluasi enam bulan dari besok akan driverless. Kami ada operation control center di dekat integrated building, tempat stasiun Kereta Bandara berada nanti," jelasnya.
Rute utuh Sky Train nantinya akan mengantarkan penumpang pesawat dari Terminal 1, Integrated Building, Terminal 2 dan Terminal 3 dengan panjang total 3 km. Nantinya, bus shuttle biasa masih akan beroperasi secara paralel.
Layanan Sky Train dibuat gratis untuk penumpang. Kini, penumpang pesawat tidak perlu lagi khawatir terkena macet saat berpindah dari satu terminal ke terminal lain.
Arief Munandar , 35, salah seorang penumpang pesawat tujuan Banjarmasin mengatakan ia sangat menunggu Sky Train itu beroperasi. Pasalnya, ia cukup sering menggunakan pesawat dalam perjalanan dinasnya dua kali seminggu.
“Tentu akan memudahkan. Kami tidak lagi terkena macet. Seperti Bandara Changi ya di Singapura.” tuturnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved