Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Imbas Pembangunan Jembatan Disiasati

12/9/2017 09:39
Imbas Pembangunan Jembatan Disiasati
(DOK MI/ANGGA YUNIAR)

DINAS Perhubungan Kota Tangerang akan merekayasa lalu lintas untuk menyiasati kemacetan terkait pembangunan empat jembatan.

Pada 16 September, Pemkot Tangerang menutup sementara lintasan Jalan Jenderal Sudirman-Teuku Umar hingga 15 Oktober. “Penutupan jalan untuk mendukung percepatan penyelesaian pembangunan tahap terakhir jembatan Gunung Jaya Agung (GJA) Teuku Umar,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Tangerang Nana Trisyana, kemarin.

Nana mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan, Polres Metro Tangerang Kota, DPC Organda, operator angkutan bus kota seperti PT Trans-Jakarta, Mayasari Bhakti dan Arimbi Jaya Agung.

Dinas PUPR meminta penutupan jalan agar penyelesaian jembatan GJA Teuku Umar sepanjang 100 meter, lebar 10 meter, yang menghabiskan dana Rp23 miliar, cepat selesai. Ia menargetkan jembatan GJA selesai pertengahan Oktober 2017 dan langsung bisa dioperasikan.

Dalam menyikapi permintaan Dinas PUPR, Kepala Dishub Kota Tangerang Saeful Rahman mengatakan akan merekayasa arus lalu lintas. Kendaraan kecil dari arah Daan Mogot atau Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan ke Jalan MH Thamrin dan berputar balik arah ke Jalan Lim Sie Liong. Adapun kendaraan besar seperti truk dan bus langsung masuk pintu Tol Tangerang-Merak dan keluar di pintu Tol Karawaci.

Bagi kendaraan yang datang dari arah sebaliknya, masih bisa menggunakan jembatan Teuku Umar lama menuju Jalan Jenderal Sudirman atau Jalan Daan Mogot. “Semua kebutuhan rekayasa lalu lintas sudah kami persiapkan, seperti rambu-rambu maupun sosialisasi berupa spanduk di beberapa titik di Kota Tangerang,” kata Saeful.

Terkait dengan upaya memecah kemacetan di wilayahnya, Pemkot Tangerang membangun empat jembatan. Satu jembatan GJA Teuku Umar menuju selesai, tiga lainnya meliputi jembatan Dadang Suprapto, jembatan KS Tubun, dan jembatan Grendeng, segera dibangun. (SM/J-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya