Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pekerjaan Rumah Martha Tilaar yang belum Kelar

10/9/2017 10:15
Pekerjaan Rumah Martha Tilaar yang belum Kelar
(DOK MARTHA TILAAR)

WAJAHNYA terlihat semringah­ saat memasuki wahana permainan anak Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta, kemarin. Digandengnya tangan anak-anak dari panti asuhan untuk sama-sama masuk ke arena permainan itu. Riuh rendah suara anak-anak panti pun membahana.

Dr Martha Tilaar kemarin berbagi kebahagiaan dengan merayakan ulang tahunnya yang ke-80 bersama 250 anak penghuni panti asuhan. Meski berbeda generasi, wajahnya sama semringahnya dengan anak-anak tersebut.

“Semangat hidup saya selalu muncul kembali saat melihat wajah anak-anak. Terlihat masa depan yang cerah di wajah mereka. Masa depan ada di tangan mereka,” ucap Presiden Direktur PT Martina Berto Tbk tersebut.

Bersama suami, Henry Alexis Rudolf Tilaar, dan empat anaknya, tidak cuma berbagi kebahagiaan, Martha Tilaar juga ingin mengajak anak-anak tersebut membangun optimisme sejak kecil.

“Kalian harus optimistis dalam mencapai cita-cita. Syaratnya harus disiplin, jujur, inovatif, kreatif, tekun, dan ulet, jangan mudah menyerah,” ucap perempuan kelahiran Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937 itu.

Menularkan semangat optimistis itu seakan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Martha Tilaar saat ini. Kerja keras dan keuletan, dua resep yang selalu diucapkannya di berbagai kesempatan.

“Waktu saya kecil, saya tidak pernah dapat ranking di sekolah. Kalah saya sama adik-adik saya yang selalu dapat ranking waktu bagi rapor. Saat itulah saya berpikir, apa yang harus saya perbuat untuk membahagiakan orangtua?” kenang lulusan Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, Amerika Serikat, tersebut.

Berangkat dari didikan ibu yang sejak kecil sudah mengajarkannya berdagang, Martha kecil pun sudah memilih untuk fokus berdagang. Bermodal meja bertaplak koran, ia jajakan buah-buahan di depan rumah.

“Yang beli itu pasti senyum-senyum karena yang jualan anak kecil hahahaha,” seloroh Martha.

“Namun, saat itu saya sudah berpikir, apa lagi yang bisa dijual supaya bisa dapat banyak uang? Pokoknya apa pun yang bisa dijual, pasti saya jual hahahaha,” selorohnya lagi.

Keuletan itu yang terus menjadi modal Martha membawa usaha-usaha kecantikannya di bawah bendera Martha Tilaar Group mencapai usia ke-47. Tak bisa dimungkiri, ia telah menjadi salah satu ikon kecantikan perempuan Indonesia. (Ind/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya