Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Sistem Satu Arah Diperpanjang dengan Sejumlah Catatan

06/9/2017 07:24
Sistem Satu Arah Diperpanjang dengan Sejumlah Catatan
(MI/BARY FATHAHILAH)

SISTEM satu arah (SSA) di tiga ruas jalan protokol di Kota Depok akan diperpanjang. Dinas Perhubungan Kota Depok mengakui masih ada sejumlah catatan perbaikan yang perlu dilakukan untuk menyertai penerapan SSA itu.

“Pada prinsipnya SSA ini konsep yang baik tapi harus disertai catatan, disepakati SSA ini diperpanjang masa berlakunya dibarengi dengan perbaikan yang dibutuhkan,” beber Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Depok Yusmanto kepada Media Indonesia, kemarin.

Uji coba SSA tiga ruas jalan yakni Jalan Nusantara, Jalan Dewi Sartika, maupun Jalan Arif Rahman Hakim tersebut, menurutnya, harus disertai dengan berbagai perbaikan. Sejumlah usulan perbaikan pada pelaksanaan uji coba SSA ini telah diterima dinas.

“Sosialisasi terus digencarkan, lalu hambatan yang bisa menimbulkan kemacetan, kami fokuskan juga penataan PKL, parkir liar, angkutan umum perkotaan (angkot) yang berhenti sembarangan, lalu ada pengerjaan fisik juga,” katanya.

Salah satu upaya lain yang akan dilakukan, menurut Yusmanto, ialah pembongkaran sejumlah trotoar, salah satunya trotoar di Jalan Raden Ajeng Kartini. “Bagian Ujung jalan itu sempit hingga sulit dilalui kendaraan yang melintas dari arah Citayam menuju Balai Kota Depok,” ujarnya.

Selain itu, dinas menambah jumlah rambu jalan khususnya di titik-titik kemacetan. Tanda larangan yang terpasang sebelum diberlakukan SSA dicabut atau diloloskan. “Pada prinsipnya SSA ini konsep yang baik tapi harus disertai catatan, disepakati SSA ini diperpanjang masa berlakunya dibarengi dengan perbaikan yang dibutuhkan,” jelas Yusmanto.

Menyoal pro-kontra pemberlakuan SSA, Yusmanto menegaskan SSA yang diberlakukan sejak 29 Juli itu dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas di Kota Depok. Dia menilai reaksi kontra dari masyarakat adalah hal lumrah.

“Pola lalu lintas dalam empat hari ini masih belum normal, akan disesuaikan untuk mendukung ke arah permanen, makanya dilanjutkan,” ujarnya. (KG/J-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya