Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Program Hunian Murah Pacu Investasi Jakarta

24/8/2017 07:48
Program Hunian Murah Pacu Investasi Jakarta
(ANTARA/PRASETIA FAUZANI)

KETUA Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Eddy Kuntadi mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat terwujudnya hunian murah bagi masyarakat. Hal itu akan mendorong insvestasi yang lebih besar lagi di Jakarta guna mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

“Investasi akan datang jika ada yang menarik dan yang menarik itu yang harus kita ciptakan. Pertumbuhan ekonomi harus baik. Harus ada sinkronisasi soal tata ruang, integrasi di antara semuanya juga penting,” terangnya dalam diskusi bertajuk Jakarta yang Ramah Investasi Properti untuk Kesejahteraan Rakyat, kemarin.

Pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur yang baik, sambung Eddy, menjadi syarat penting bagi sebuah kota untuk bisa disebut layak investasi. Ia berharap pemerintah memiliki perencanaan yang matang dan baik dalam pemenuhan hak warga.

Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga menjadi pembicara di acara tersebut mengatakan pihaknya membutuhkan dukungan asosiasi Real Estat Indonesia (REI) dalam mewujudkan pembangunan perumahan di Jakarta. Dukungan itu penting demi mewujudkan inovasi yang telah dijanjikannya, kepemilikan rumah tanpa uang muka (DP 0%).
“Kami ingin Jakarta ke depan dibangun dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan nonpemerintah,” ucapnya.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan pemerintah akan menggunakan aset daerah untuk mewujudkan kawasan tempat tinggal murah, sesuai dengan amanat undang-undang (UU) dan misi pemerintah.

“Salah satu polanya, kami menyediakan lahan dari aset pemerintah. Lokasinya ada di wilayah tertentu misalnya daerah pinggiran utara berbatasan Bekasi, barat berbatasan dengan Tangerang, dan juga bagian timur,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah sudah menyiapkan lahan yang berasal dari aset DKI Jakarta seperti di kawasan Rorotan, Cengkareng, Cakung, Marunda, dan Meruya. (Sru/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya