Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Ki Gendeng Didakwa Kerap Berujar Kebencian

11/8/2017 08:17
Ki Gendeng Didakwa Kerap Berujar Kebencian
(MI/DEDE SUSIANTI)

KASUS Ki Gendeng Pamungkas mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Bogor di Jalan Pengadilan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, kemarin.

Persidangan dipimpin hakim ketua Raden Hendra. Terdakwa Ki Gendeng tidak mengajukan eksepsi sehingga persidangan berikutnya langsung masuk pada pemeriksaan saksi berkas pidana sebagaimana dakwaan.

Ki Gendeng yang memiliki nama asli Isan Masardi itu didakwa melakukan penghinaan terhadap ras dan suku tertentu melalui jejaring pertemanan Facebook.

Jaksa Renaldi Andriansyah menyebutkan pelaku melanggar Pasal 16 ayat 4 UU No 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnik juncto Pasal 28 ayat 2 UU No 11/2008.

Ki Gendeng juga didakwa melanggar UU ITE dan Pasal 156 KUHP karena mengunggah kebencian terhadap etnik tertentu dalam akun media sosialnya. Dia diancam kurungan lima tahun penjara.

Sidang dimulai pukul 11.00 dan berlangsung sekitar setengah jam. Seusai persidangan, Ki Gendeng yang berkemeja kotak-kotak gradasi hitam putih tak banyak bicara. “Ini salah negara,” katanya singkat sambil mengacungkan salam metal (tiga jari).

Ki Gendeng yang juga seorang pengacara ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal Polda Metro Jaya di kediaman-nya, Jalan Tanah Merdeka, Perumahan Bogor Baru, Bogor Tengah, 9 Mei 2017.

Ia ditangkap karena melakukan penghinaan ras. Ki Gendeng juga dituduh kerap mengampanyekan ujaran kebencian berbau SARA. Selain di Facebook, aksi juga disertai dengan pemasangan spanduk-spanduk dengan menggunakan organisasi masyarakat Front Pribumi yang didirikannya pada 2000-an.

Dia ditangkap dengan barang bukti satu perekam video yang digunakan untuk merekam aktivitasnya, jaket, kaus, stiker, dan badge bertuliskan antietnik tertentu, 4 senjata tajam, 2 airsoft gun.

Persidangan Ki Gendeng mendapat pengamanan cukup banyak. Meski demikian, sidang terbuka untuk umum. Ki Gendeng yang maju sebagai calon Wali Kota Bogor pada pilkada 2013 itu terlihat agak tegang. (DD/J-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya