Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKELOMPOK anak muda sedang berbincang intens.
Mereka membicarakan sesuatu yang serius sambil telunjuk menuding layar laptop.
Pemandangan itu terlihat di backspace Lippo Mall Puri, kemarin sore.
Salah stau anak muda itu, Michael, 24, merupakan pengunjung rutin.
"Tempatnya nyaman, privat banget, kerja jadi nyaman dan bisa lebih berkreasi. Bagi saya enggak ada masalah dengan harga karena hasil pekerjaan saya jauh lebih besar. Kemudian, mau cari tempat makan gampang karena tinggal keluar ke mal, banyak banget pilihannya," kata Michael, salah seorang pengunjung.
Backspace yang dijadikan Michael dan teman-temannya tempat bekerja, seperti namanya, memang berada di belakang Lippo Mall Puri.
Areanya seluas 365 meter persegi dengan banyak kegunaan seperti co-working space, ruang pertemuan, dan mengadakan acara.
Sejak dibuka pada Agustus 2016, tempat tersebut dikunjungi hampir 600 orang setiap bulannya.
Backspace menjadi kebutuhan anak-anak muda masa kini.
Di tempat seperti itu mereka berkarya, per orangan maupun kelompok.
Media Indonesia memperhatikan backspace di lantai satu itu didesain modern bagaikan ruang bisnis yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti internet, mesin cetak, dan mesin fotokopi, sehingga sangat nyaman untuk bekerja.
Pengunjung leluasa menggunakan untuk rapat. Cukup bawa laptop sudah bisa presentasi karena tempat dilengkapi layar dan proyektor, televisi plasma, smart board, flip chart, serta beberapa fasilitas kerja lainnya.
Tentu saja semua berbayar.
Pengunjung dikenai biaya fasilitas Rp50 ribu per jam buat anggota dan Rp70 ribu bagi khalayak umum.
Pengguna bisa menggunakan sehari penuh mulai buka pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan biaya Rp150 ribu dan Rp200 ribu, untuk anggota dan nonanggota.
"Backspace ini merupakan salah satu fasilitas unggulan untuk para customer yang saat ini jumlahnya mencapai 53 ribu anggota pemegang privilege card," papar Veronica Yulianti, Portfolio Advertising Manager Lippo Mall Indonesia, kepada Media Indonesia.
Anggota yang memiliki privilege card merupakan pengunjung Lippo Mall Puri dan otomatis bisa mengakses backspace.
Pada umumnya pengunjung backspace ialah anak-anak muda berusia 18 hingga 35 tahun.
"Rata-rata yang datang menghabiskan waktu hingga 3 jam, dan yang unik, ada juga setiap hari berkantor di sana," kata dia.
Berbeda dengan virtual office yang menjamur di kota-kota besar, backspace menjadi tempat pilihan orang bisa datang untuk bekerja dan pergi seusai dengan kebutuhan tanpa meninggalkan jejak.
Backspace tidak menyediakan kubikel khusus, sambungan telepon, dan alamat surat-menyurat seperti virtual office.
Meski bertempat di mal, backspace yang secara harfiah berada di bagian belakang justru lebih banyak dikunjungi pada saat hari kerja.
"Akhir pekan sepi karena orang tidak sedang bekerja," cetus Veronica.
Sebagai gantinya, khusus di hari libur, backspace menggelar workshop untuk memberdayakan keahlian.
Misalnya, make-up, tipografi, nail art, marketing media sosial, dan merangkai bunga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved