Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Minim, Akses Gedung Baru Pasar Rakyat Cisalak

08/8/2017 10:29
Minim, Akses Gedung Baru Pasar Rakyat Cisalak
(Pasar Rakyat Cisalak. foto googlemaps)

RIBUAN pedagang di pasar penampungan Jalan Radar AURI, Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok, keberatan pindah ke gedung baru Pasar Rakyat Cisalak (PRC) karena minimnya akses jalan.

Pedagang di PRC, Kahariono, 36, mengaku bimbang pindah karena akses ke gedung baru dari Jalan Raya Bogor dan Koja belum tersedia.

Sementara itu, seluruh pedagang diultimatum harus pindah paling lambat, besok, ke PRC yang berlokasi di Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis.

"Persoalan cuma akses jalan ke gedung baru. Kalau besok dibukakan, lusa kita pindah," cetusnya, kemarin. Kalau tidak dibukakan akses, pedagang mengancam mogok tidak membayar listrik dan sewa kios/los.

Menurut Kahariono, sebaiknya pemerintah daerah membangun akses ke PRC dari Jalan Raya Bogor.

Pembeli akan memilih berbelanja ke Pasar PRC karena lokasinya strategis, di bibir Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak, Cimanggis.

Pedagang lain, Roy, juga setuju pindah dari pasar relokasi asalkan bangunan yang menutup akses jalan PRC dibongkar.

Pedagang kaki lima (PKL) yang membuka lapak di bahu jalan dipindahkan sementara ke dalam gedung baru.

Selanjutnya pengelola menertibkan pasar tandingan di Jalan Koja yang lokasinya bersebelahan dengan PRC.

Kepala Unit Pelaksana Teknis PRC Budi Harianto mengakui jalan utama terhambat bangunan tempat tinggal dan usaha dagang.

Namun, ia berjanji semua bangunan itu akan dibebaskan agar kendaraan dari Jalan Raya Bogor masuk ke lokasi pasar.

"Pemkot Depok sudah meminta sertifikat tanah untuk diteliti keabsahannya di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Depok," terangnya.

Ketiadaan akses jalan, lanjut Budi, juga menyulitkan pihak kebersihan untuk mengangkut sampah sehingga menumpuk.

Saat ini sedang diusahakan mengangkutnya secara manual ke truk yang parkir di pinggir jalan. (KG/J-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya