Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

PKL dan Ojek Tetap Berkuasa di Trotoar

05/8/2017 14:45
PKL dan Ojek Tetap Berkuasa di Trotoar
(MI/KONI ARMANDANI)

ANCAMAN sanksi berat tak membuat takut para pengendara sepeda motor untuk menyerobot badan trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Ancaman penyitaan barang dagangan pun tak menyurutkan para pedagang kaki lima (PKL) untuk tetap berjualan di trotoar.

Apa penyebabnya?

“Kami tahu ada Bulan Tertib Trotoar yang diberlakukan mulai 1 Agustus lalu. Tapi karena tidak ada petugas yang menjaga, ya kami tak perlu takut untuk mangkal di trotoar,” ujar Amin, 26, seorang tukang ojek berbasis aplikasi saat ditemui di depan gedung Telkom Menara Multimedia, Jalan Kebon Sirih, kemarin.

Trotoar di sepanjang Jalan Kebon Sirih merupakan salah satu dari tujuh titik trotoar yang masuk program revitalisasi trotoar selama Agustus 2017. Tujuannya mengembalikan trotoar ke fungsi semula sebagai jalur bagi pejalan kaki.

Selain di trotoar Jalan Kebon Sirih, Bulan Tertib Trotoar juga diberlakukan di sepanjang Jalan Gajah Mada, Olimo, Sudirman-Thamrin, Budi Kemuliaan, dan Medan Merdeka Selatan.

Namun, pada kenyataannya, trotoar di Jalan Kebon Sirih masih dilintasi pengemudi sepeda motor yang menghindari macet. Tak cuma itu, trotoar juga digunakan para PKL, utamanya pedagang makanan, untuk menjajakan dagangan mereka.

“Kalau jam istirahat, para karyawan kantoran di sekitar sini pasti makan siang di sini. Sejauh ini aman-aman saja kok,” kata Ahmad, 18, seorang pedagang gorengan yang juga ikut mangkal di situ.

Ia mengatakan, sejak mangkal pada pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, tak satu pun petugas dari kepolisian atau Satpol PP yang berpatroli di sekitar itu. “Satpol PP biasanya berjaga di jembatan depan Sarinah Thamrin, jarang ke sini,” terang Ahmad.

Saat ditemui di depan Sarinah Thamrin, seorang petugas dari Dishub DKI Jakarta, Rismanto, mengatakan pihaknya bersama tim gabungan dari Satpol PP dan kepolisian bertanggung jawab atas keberhasilan sterilisasi trotoar di Jalan Kebon Sirih.

“Tapi kami tidak bisa setiap hari harus ke Kebon Sirih, kami juga kan harus patroli juga di tempat lain. Tapi kami rutin kok patroli ke Kebon Sirih, empat kali dalam seminggu pasti kami patroli,” ujarnya. (Koni A/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya