Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 10 dari 12 pasien yang masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi dinyatakan sakit karena kolesterol.
Rata-rata keluhan pasien disebabkan pola makan yang salah pada saat Lebaran.
Kepala Bidang Keperawat-an RSUD Kota Bekasi Sudirman menyampaikan selama libur Lebaran, pasien berobat ke IGD dengan keluhan kolesterol selalu ada setiap hari.
Mereka masuk IGD karena poliklinik rumah sakit tutup dan kembali dibuka hari ini.
"Jumlah pasien dengan keluhan kolesterol cenderung banyak lantaran pola makan yang kurang baik saat Lebaran," papar Sudirman, Sabtu (1/7).
Di saat Lebaran, lanjutnya, banyak masyarakat mengonsumsi makanan bersantan dan berlemak.
Keinginan menyantap hidangan bersantan dan berlemak sulit diredam karena mayoritas hidangan suguhan pada Hari Kemenangan memang seperti itu.
"Padahal pasien tahu mengonsumsi makanan berlemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol melebihi angka normal mencapai 200 mg/dl."
Sudirman menjelaskan dua risiko penyakit dapat menimpa jika kolesterol jahat tinggi dalam tubuh.
Pertama, lemak menjadi plak yang memicu sakit jantung akibat penyumbatan pembuluh darah.
Kedua, bisa sakit stroke karena penyumbatan pembuluh darah di otak.
"Itu juga karena banyaknya lemak menjadi plak. Penyakit stroke bisa mengakibatkan kematian kalau tidak segera ditangani dengan baik."
Menurut data di RSUD Kota Bekasi, pasien yang masuk ke IGD mencapai 60-70 per hari.
Keluhan penyakitnya karena jantung, stroke, diabetes, pneumonia, radang paru-paru, dan sebagainya.
Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Kota Bekasi Tri Sulistianingsih menambahkan penyakit jantung dan stroke bisa dicegah asal menjaga pola makan dan rutin berolahraga.
Dengan berolahraga, lemak terbakar menjadi energi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved