Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

TMP Kalibata Dipadati Keluarga Pejuang

Antara
26/6/2017 19:49
TMP Kalibata Dipadati Keluarga Pejuang
(ANTARA FOTO/Saptono)

Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata di Jakarta Selatan, pada hari kedua Lebaran 2017, Senin, masih banyak dikunjungi peziarah keluarga yang mendoakan pejuang dari garis penurun atau leluhurnya.
Berdasarkan pantauan, peziarah yang berkunjung ke TMP Kalibata tidak sampai memadati kawasan pemakaman khusus pahlawan itu, namun mereka umumnya hadir dalam satu kelompok keluarga besar.
Seorang peziarah asal Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sri, datang bersama dua orang anak dan tiga orang cucunya. Sri juga ditemani dua adiknya yang juga membawa anak dan cucu.
"Ini saya sama dua adik. Sebenarnya saya 10 bersaudara, tapi yang lain
sudah berkunjung ke sini kemarin. Kalau semua datang bawa anak dan cucu, bisa lebih dari 50 orang sanak keluarga," ujar Sri.
Menurut Sri, umumnya keluarga pejuang merupakan keluarga besar yang
memiliki banyak keturunan. Dia mengaku bangga menjadi seorang anak pejuang. "Ya pasti bangga jadi anak pejuang, setiap tahun berziarah ke sini," ujar dia.
Peziarah lain asal Mampang, Jakarta Selatan, Rizal, datang bersama istri dan kedua anaknya untuk mendoakan mendiang kakeknya sekaligus meneruskan tradisi keluarga.
"Di sini makam kakek saya. Beliau dulu pejuang dari Angkatan Darat. Saya dulu sering diajak mama ke sini sekarang giliran saya ajak anak-anak saya ke sini," ujar Rizal.
Rizal bersyukur kakeknya bisa dimakamkan di TMP Kalibata, karena dengan
demikian makam kakeknya selalu terawat. Dia pun berbagi cerita turun temurun dari keluarganya.
"Dari cerita mama saya, dulu kakek pernah ikut perang 'ngumpet' di
gorong-gorong. Waktu lagi mengintip helmnya ditembak Belanda, untung tidak sampai tembus. Kisah itu saya ceritakan lagi ke anak-anak saya," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga DKI Jakarta memilih berziarah ke
makam keluarganya pada hari kedua Idul Fitri 1438 H, Senin (26/6).
Di taman pemakaman umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, misalnya, tampak ratusan peziarah masih memadati area pemakaman untuk mendoakan mendiang keluarganya.
Sementara kemacetan panjang terjadi di jalan sekeliling TPU Ranggon di Jakartan Timur. Berdasarkan pantauan Media, kemacetan ini terjadi akibat para peziarah memarkirkan kendaraan mereka di pinggir jalan. (Ant)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik