Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Razia Sahur on the Road, Polisi Sita 30 Senjata Tajam

Antara
20/6/2017 10:10
Razia Sahur on the Road, Polisi Sita 30 Senjata Tajam
(Wakil Kapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Suntana -- Dok. BNI)

POLDA Metro Jaya menyita sedikitnya 30 senjata tajam dari empat kelompok pemuda yang melakukan kegiatan sahur on the road (SOTR) di ruas-ruas jalan di DKI Jakarta, Selasa (20/6) dini hari.

Wakil Kapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Suntana mengatakan pemeriksaan dilakukan petugas kepolisian terhadap empat kelompok di jalanan protokol di sekitar Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

"Mungkin ada sedikitnya 30 sajam (senjata tajam). Karena banyak masih anak-anak juga di antara mereka, besok akan kita libatkan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)," ujar Suntana, Selasa (20/6).

Suntana mengatakan peserta SOTR yang tertangkap membawa senjata tajam akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Pemeriksaan pada peserta SOTR malam tadi, lanjut Suntana, juga untuk mencegah kembali terjadinya tawuran peserta SOTR seperti yang terjadi akhir pekan lalu di Jakarta Pusat.

"Saya sudah mengimbau sejak awal, lebih baik gencarkan kegiatan sahur on the mosque (sahur di masjid), jangan SOTR," ujarnya.

Dalam pemeriksaan Selasa dini hari, aparat kepolisian juga menilang peserta "SOTR" yang membawa kendaraan tapi tidak diserta surat-surat kendaraan lengkap.

Suntana meminta kepada para orang tua untuk mencegah anaknya mengikuti SOTR, karena rentan terlibat dalam kegiatan yang menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Bulan puasa sebentar lagi selesai, tolong para orang tua juga untuk mengawasi anaknya. Kami lakukan pemeriksaan ini untuk mengurangi angka gangguan Kamtibmas," pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya