Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Intimidasi Wartawan, Komandan Brimob Duga Anggotanya Lelah

Antara
19/6/2017 17:13
Intimidasi Wartawan, Komandan Brimob Duga Anggotanya Lelah
(Ilustrasi--thinkstock)

KEPALA Korps Brimob Polri Irjen Pol Murad Ismail berjanji akan berupaya memperbaiki pola pikir jajarannya menyusul terjadinya kasus kekerasan fisik dan verbal anggota Brimob Polda Metro Jaya, Bharatu Adam Nasution terhadap wartawan LKBN Antara, Ricky Prayoga di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Minggu (18/6).

"Anak buah saya itu tidak semua otaknya lurus. Ada yang bengkok-bengkok, ini nanti kami luruskan," kata Irjen Murad Ismail di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Senin (19/7).

Menurut dia, perbaikan pola pikir anggota Brimob merupakan salah satu dari setumpuk tugasnya sebagai Kakorbrimob yang harus diselesaikan.

Dalam kasus tindak kekerasan Bharatu Adam Nasution terhadap jurnalis Ricky Prayoga, ia menengarai Adam kelelahan saat itu dan menghadapi situasi yang membangkitkan emosinya.

"Anggota itu kalau sudah bertugas berjam-jam itu capai. Capai dan melihat ada yang bertingkah, pasti dia marah," katanya.

Sementara di tempat terpisah, Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya AKBP Heru Novianto menyampaikan permintaan maaf kepada Dirut LKBN Antara, Meidyatama Suryodiningrat dan wartawan LKBN Antara, Ricky Prayoga.

"Kejadian ini cukup memalukan. Saya mewakili pimpinan Brimob Polda Metro Jaya memohon maaf atas kejadian ini, kami sadari anggota kami melakukan kesalahan," kata AKB Heru di Gedung Wisma Antara.

Heru mengatakan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya masih memeriksa Bharatu Adam Nasution dan empat orang rekannya atas kasus ini.

"Secara internal, kami memeriksa Adam dan beberapa temannya," katanya.

Heru pun menegaskan akan menjatuhkan hukuman disiplin bagi para pelaku bila terbukti bersalah. "Kalau terbukti bersalah, kami akan memberikan hukuman disiplin," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Heru didampingi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rikwanto. "Mudah-mudahan setelah pertemuan ini, bisa berdamai, bisa saling mengerti, hubungan kedua belah pihak menjadi baik kembali dan masalah ini dianggap selesai," kata Rikwanto. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya