Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
Tape singkong adalah salah satu kudapan fermentasi tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa khas: manis, sedikit asam, dan beraroma alkohol ringan. Makanan ini tidak hanya nikmat disantap langsung, tetapi juga sering diolah menjadi berbagai hidangan lain seperti bolu, kolak, atau gorengan. Banyak orang berpikir bahwa proses pembuatannya rumit, padahal cara membuat tape singkong sebenarnya cukup sederhana jika Anda memahami teknik dasarnya. Kunci utama keberhasilan terletak pada kebersihan, pemilihan bahan baku, dan kontrol suhu saat proses peragian.
Meskipun terlihat mudah, tidak sedikit pemula yang mengalami kegagalan saat mencoba membuatnya, seperti hasil akhir yang terlalu lembek, rasanya terlalu masam, atau bahkan tidak jadi sama sekali. Oleh karena itu, dalam panduan ini, kami akan menguraikan langkah demi langkah proses pembuatan tape singkong dengan metode skyscraper yang lebih mendetail dibandingkan resep biasa, memastikan Anda mendapatkan hasil yang manis, pulen, dan lembut.
Sebelum masuk ke proses pembuatan, langkah krusial pertama adalah memilih jenis singkong yang tepat. Kualitas singkong sangat menentukan tekstur akhir tape.
Untuk membuat tape singkong skala rumahan, Anda hanya memerlukan bahan-bahan sederhana berikut:
Ikuti instruksi berikut secara saksama untuk menghindari kegagalan proses fermentasi:
Kupas singkong hingga bersih. Pastikan lapisan kulit ari yang licin benar-benar hilang. Setelah dikupas, potong-potong singkong sesuai selera (biasanya sepanjang 5-10 cm). Kerik bagian luar daging singkong sedikit untuk memastikan tidak ada sisa kulit ari, lalu cuci di bawah air mengalir hingga air cucian terlihat bening dan singkong tidak licin.
Kukus singkong hingga matang. Tingkat kematangan sangat penting; singkong harus matang sempurna (empuk saat ditusuk garpu) tetapi jangan sampai terlalu lembek atau hancur (overcooked). Hindari merebus singkong karena kadar air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan tape menjadi becek dan cepat busuk. Pengukusan adalah metode terbaik untuk menjaga kadar air tetap ideal.
Setelah matang, angkat singkong dan tata di atas nampan atau tampah yang lebar. Biarkan singkong dingin secara alami di suhu ruang. Ini adalah langkah paling krusial. Jangan pernah menaburkan ragi saat singkong masih panas atau hangat. Suhu panas akan mematikan mikroorganisme dalam ragi, menyebabkan kegagalan fermentasi. Pastikan singkong benar-benar dingin hingga ke bagian dalam.
Hancurkan ragi tape hingga menjadi serbuk halus. Anda bisa menggunakan saringan teh untuk menaburkan ragi agar tersebar merata. Tata singkong di dalam wadah yang sudah dialasi daun pisang. Taburi ragi ke seluruh permukaan singkong secara merata sambil dibolak-balik. Pastikan setiap potong singkong mendapatkan 'bedak' ragi yang cukup, namun tidak berlebihan agar tidak terlalu masam.
Tutup rapat wadah fermentasi dengan daun pisang berlapis-lapis, lalu tutup dengan penutup wadah. Simpan di tempat yang kering, gelap, dan bersuhu ruang (hangat). Hindari membuka-tutup wadah selama proses fermentasi berlangsung. Diamkan selama 2 hingga 3 hari (48-72 jam). Biasanya, aroma harum khas tape sudah mulai tercium setelah 48 jam.
Banyak orang gagal karena mengabaikan detail kecil. Berikut adalah solusi untuk masalah yang sering terjadi:
Selain rasanya yang lezat, tape singkong juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam batas wajar:
Dengan mengikuti panduan cara membuat tape singkong di atas, Anda kini dapat menyajikan camilan tradisional yang higienis dan lezat bagi keluarga. Kunci utamanya adalah kesabaran dalam mendinginkan singkong dan menjaga kebersihan selama proses pembuatan. Selamat mencoba!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved