Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Cara Membuat Tape Singkong Manis, Pulen, dan Anti Gagal

Thalatie K Yani
07/1/2026 13:31
Cara Membuat Tape Singkong Manis, Pulen, dan Anti Gagal
Ilustrasi(Pinterest)

Tape singkong adalah salah satu kudapan fermentasi tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa khas: manis, sedikit asam, dan beraroma alkohol ringan. Makanan ini tidak hanya nikmat disantap langsung, tetapi juga sering diolah menjadi berbagai hidangan lain seperti bolu, kolak, atau gorengan. Banyak orang berpikir bahwa proses pembuatannya rumit, padahal cara membuat tape singkong sebenarnya cukup sederhana jika Anda memahami teknik dasarnya. Kunci utama keberhasilan terletak pada kebersihan, pemilihan bahan baku, dan kontrol suhu saat proses peragian.

Meskipun terlihat mudah, tidak sedikit pemula yang mengalami kegagalan saat mencoba membuatnya, seperti hasil akhir yang terlalu lembek, rasanya terlalu masam, atau bahkan tidak jadi sama sekali. Oleh karena itu, dalam panduan ini, kami akan menguraikan langkah demi langkah proses pembuatan tape singkong dengan metode skyscraper yang lebih mendetail dibandingkan resep biasa, memastikan Anda mendapatkan hasil yang manis, pulen, dan lembut.

Pemilihan Bahan Baku Berkualitas

Sebelum masuk ke proses pembuatan, langkah krusial pertama adalah memilih jenis singkong yang tepat. Kualitas singkong sangat menentukan tekstur akhir tape.

  • Pilih Singkong Mentega atau Singkong Kuning: Jenis ini memiliki daging berwarna kekuningan. Teksturnya lebih legit dan padat dibandingkan singkong putih biasa. Singkong mentega cenderung menghasilkan tape yang lebih manis dan cantik warnanya.
  • Perhatikan Kesegaran: Gunakan singkong yang baru dicabut. Singkong yang sudah disimpan lama (lebih dari 24 jam setelah panen) biasanya akan memiliki noda kebiruan atau kehitaman di dagingnya, yang dapat merusak rasa tape.
  • Kualitas Ragi: Pastikan ragi tape yang Anda beli masih aktif dan tidak kedaluwarsa. Jemur ragi di bawah sinar matahari sebentar sebelum dihaluskan untuk memaksimalkan kinerjanya.

Bahan-Bahan yang Diperlukan

Untuk membuat tape singkong skala rumahan, Anda hanya memerlukan bahan-bahan sederhana berikut:

  • 2 kg singkong kualitas terbaik (kupas kulitnya).
  • 2-3 keping ragi tape (dihaluskan).
  • Daun pisang secukupnya (untuk alas dan penutup fermentasi).
  • Wadah tertutup (bisa berupa keranjang bambu berlapis daun atau wadah plastik food grade).

Langkah-Langkah Cara Membuat Tape Singkong

Ikuti instruksi berikut secara saksama untuk menghindari kegagalan proses fermentasi:

1. Persiapan dan Pembersihan

Kupas singkong hingga bersih. Pastikan lapisan kulit ari yang licin benar-benar hilang. Setelah dikupas, potong-potong singkong sesuai selera (biasanya sepanjang 5-10 cm). Kerik bagian luar daging singkong sedikit untuk memastikan tidak ada sisa kulit ari, lalu cuci di bawah air mengalir hingga air cucian terlihat bening dan singkong tidak licin.

2. Proses Pengukusan

Kukus singkong hingga matang. Tingkat kematangan sangat penting; singkong harus matang sempurna (empuk saat ditusuk garpu) tetapi jangan sampai terlalu lembek atau hancur (overcooked). Hindari merebus singkong karena kadar air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan tape menjadi becek dan cepat busuk. Pengukusan adalah metode terbaik untuk menjaga kadar air tetap ideal.

3. Pendinginan (Tahap Paling Kritis)

Setelah matang, angkat singkong dan tata di atas nampan atau tampah yang lebar. Biarkan singkong dingin secara alami di suhu ruang. Ini adalah langkah paling krusial. Jangan pernah menaburkan ragi saat singkong masih panas atau hangat. Suhu panas akan mematikan mikroorganisme dalam ragi, menyebabkan kegagalan fermentasi. Pastikan singkong benar-benar dingin hingga ke bagian dalam.

4. Proses Peragian

Hancurkan ragi tape hingga menjadi serbuk halus. Anda bisa menggunakan saringan teh untuk menaburkan ragi agar tersebar merata. Tata singkong di dalam wadah yang sudah dialasi daun pisang. Taburi ragi ke seluruh permukaan singkong secara merata sambil dibolak-balik. Pastikan setiap potong singkong mendapatkan 'bedak' ragi yang cukup, namun tidak berlebihan agar tidak terlalu masam.

5. Inkubasi atau Fermentasi

Tutup rapat wadah fermentasi dengan daun pisang berlapis-lapis, lalu tutup dengan penutup wadah. Simpan di tempat yang kering, gelap, dan bersuhu ruang (hangat). Hindari membuka-tutup wadah selama proses fermentasi berlangsung. Diamkan selama 2 hingga 3 hari (48-72 jam). Biasanya, aroma harum khas tape sudah mulai tercium setelah 48 jam.

Tips Anti Gagal dan Penyebab Masalah Umum

Banyak orang gagal karena mengabaikan detail kecil. Berikut adalah solusi untuk masalah yang sering terjadi:

  • Tape Terasa Masam: Ini bisa disebabkan oleh pemberian ragi yang terlalu banyak atau waktu fermentasi yang terlalu lama (lebih dari 3 hari).
  • Tape Keras: Singkong belum matang sempurna saat dikukus, atau jenis singkong yang digunakan kurang bagus.
  • Tape Berair/Becek: Singkong direbus (bukan dikukus), atau wadah fermentasi tidak bersih sehingga terkontaminasi bakteri lain.
  • Gagal Fermentasi (Tidak Jadi Tape): Ragi ditaburkan saat singkong masih panas, atau tangan Anda berminyak/kotor saat menyentuh singkong. Gunakan sarung tangan plastik atau garpu untuk menjaga sterilitas.

Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Tape Singkong

Selain rasanya yang lezat, tape singkong juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam batas wajar:

  • Sumber Probiotik: Proses fermentasi menghasilkan bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan sistem pencernaan dan usus.
  • Sumber Energi: Kandungan karbohidrat pada singkong menjadi sumber energi instan yang baik bagi tubuh.
  • Menghangatkan Tubuh: Kandungan alkohol ringan hasil fermentasi dapat memberikan efek hangat pada tubuh, cocok dikonsumsi saat cuaca dingin.
  • Mencegah Anemia: Vitamin B12 yang meningkat selama proses fermentasi membantu produksi sel darah merah.

Dengan mengikuti panduan cara membuat tape singkong di atas, Anda kini dapat menyajikan camilan tradisional yang higienis dan lezat bagi keluarga. Kunci utamanya adalah kesabaran dalam mendinginkan singkong dan menjaga kebersihan selama proses pembuatan. Selamat mencoba!



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya