Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI Brooke Black, seorang ibu asal Illinois yang pindah ke Denmark pada 2020, waktu makan keluarga sempat menjadi momen yang canggung. Ia menyadari caranya memegang peralatan makan sangat berbeda dengan keluarga suaminya yang orang Denmark. Di Amerika, Brooke terbiasa hanya menggunakan garpu, namun di Eropa, pisau dan garpu adalah pasangan yang tak terpisahkan di setiap hidangan.
Perbedaan ini bukan sekadar kebiasaan pribadi, melainkan cerminan dari dua mazhab besar etiket makan dunia, Gaya Amerika (American Style) dan Gaya Kontinental (Continental Style).
Jacqueline Whitmore, pakar etiket dari The Protocol School of Palm Beach, menjelaskan perbedaan mendasar keduanya:
Lizzie Post, cicit dari pakar etiket legendaris Emily Post, menyarankan agar seseorang mencoba menyesuaikan diri saat melakukan perjalanan bisnis internasional agar lebih membaur. Namun, secara umum, hal yang paling penting adalah kenyamanan.
"Jika Anda berasal dari tempat lain, lakukan yang terbaik yang Anda tahu, dan lakukanlah dengan nyaman," kata Post. Ia menambahkan hal yang lebih krusial daripada arah ujung garpu adalah cara memegang gagangnya. Memegang alat makan dengan cara mengepalkan tangan, misalnya, dianggap tidak pantas dalam budaya mana pun.
Selain cara memegang, posisi "istirahat" juga berbeda. Dalam gaya Amerika, pisau diletakkan di kanan atas piring dan garpu di posisi jam 4. Sedangkan dalam gaya Kontinental, pisau dan garpu diletakkan bersilang di tengah piring dengan garpu di atas pisau menghadap ke bawah.
Sejarah mencatat perbedaan ini mulai menguat pada pertengahan abad ke-19. Saat itu, masyarakat Amerika sedang mencoba membangun identitas kelas elit mereka sendiri, yang terkadang berbeda dari tradisi Inggris atau Prancis.
Meski detail ini bisa terasa membingungkan, Hugo Strachwitz dari otoritas etiket Debrett’s menekankan bahwa esensi dari etiket sebenarnya bukan pada aturan kaku, melainkan pada pertimbangan terhadap orang lain. "Jadilah diri sendiri tanpa perlu meminta maaf. Tuan rumah berkewajiban untuk tidak menarik perhatian pada perbedaan yang dapat menyinggung tamu," pungkasnya. (CNN/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved