Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

34 Provinsi Makanan Khas Daerah di Indonesia yang Wajib Kamu Coba Sekali Seumur Hidup

Thalatie K Yani
25/11/2025 11:31
34 Provinsi Makanan Khas Daerah di Indonesia yang Wajib Kamu Coba Sekali Seumur Hidup
Ilustrasi(gemini AI)

Indonesia punya 34 provinsi dan masing-masing punya makanan khas yang bikin lidah bergoyang. Dari ujung barat sampai timur, setiap daerah punya cita rasa sendiri yang sulit dilupain. Yuk, kita jalan-jalan kuliner lewat 34 provinsi makanan khas daerah di Indonesia berikut ini!

Pulau Sumatera

1. Aceh – Mie Aceh

Mie tumis pedas dengan daging sapi atau seafood, ditambah acar dan kerupuk merah.

2. Sumatera Utara – Bika Ambon & Arsik Ikan Mas

Bika Ambon yang legit manis dan arsik ikan mas khas Batak dengan andaliman.

3. Sumatera Barat – Rendang

Daging sapi yang dimasak berjam-jam sampai empuk dan kaya rempah – juara dunia versi CNN!

4. Riau – Gulai Ikan Patin

Ikan patin besar dimasak dengan kuah santan kuning yang gurih.

5. Kepulauan Riau – Gonggong

Sipil rebus khas Tanjung Pinang yang dicocol sambal kacang.

6. Jambi – Tempoyak Ikan Patin

Ikan patin dengan bumbu durian fermentasi yang unik.

7. Sumatera Selatan – Pempek Palembang

Ikan tenggiri dicampur tepung sagu, disajikan dengan cuko pedas manis.

8. Bengkulu – Pendap

Pindang ikan dengan kuah bening dan daun kemangi segar.

9. Lampung – Seruit

Ikan bakar atau goreng yang diulek bareng sambal terasi dan tempoyak.

10. Bangka Belitung – Martabak Bangka & Otak-otak

Martabak manis khas dengan keju dan cokelat meleleh.

Pulau Jawa

11. Banten – Sate Bandeng

Ikan bandeng yang tulangnya dibuang, diisi bumbu, lalu dibakar.

12. DKI Jakarta – Kerak Telor & Soto Betawi

Jajanan Betawi dari ketan, telur, dan kelapa sangrai.

13. Jawa Barat – Nasi Timbel & Karedok

Nasi dibungkus daun pisang, dimakan dengan ikan asin dan lalapan.

14. Jawa Tengah – Lumpia Semarang & Gudeg

Gudeg nangka muda manis khas Yogyakarta dan Solo.

15. DI Yogyakarta – Gudeg Yu Djum

Gudeg legendaris yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

16. Jawa Timur – Rawon & Rujak Cingur

Rawon daging sapi hitam dengan kluwek yang khas.

Pulau Bali & Nusa Tenggara

17. Bali – Babi Guling & Lawar

Babi utuh yang dipanggang dengan bumbu lengkap.

18. Nusa Tenggara Barat – Ayam Taliwang

Ayam kampung bakar pedas manis khas Lombok.

19. Nusa Tenggara Timur – Se’i Daging & Jagung Bose

Daging asap khas Kupang yang empuk banget.

Pulau Kalimantan

20. Kalimantan Barat – Chai Kue & Bubur Pedas

Chai kue kukus isi sayur dan ebi.

21. Kalimantan Tengah – Juhu Umbut Sawit

Sayur dari batang pohon sawit muda yang langka.

22. Kalimantan Selatan – Soto Banjar

Soto dengan perkedel dan ketupat, kuahnya bening.

23. Kalimantan Timur – Kepiting Soka Sambal Lada Hitam

Kepiting cangkang lunak yang digoreng tepung.

24. Kalimantan Utara – Lawai & Ambulung

Makanan khas Dayak yang jarang ditemui di kota.

Pulau Sulawesi

25. Sulawesi Utara – Tinutuan (Bubur Manado)

Bubur sayur sehat dengan labu, jagung, dan bayam.

26. Gorontalo – Binte Biluhuta

Sup jagung manis dengan ikan cakalang.

27. Sulawesi Tengah – Kaledo

Sup tulang kaki sapi yang pedas dan segar.

28. Sulawesi Barat – Burasa & Jepa

Burasa mirip ketupat tapi pakai santan.

29. Sulawesi Selatan – Coto Makassar & Pallubasa

Coto daging dengan jeroan dan kuah kacang.

30. Sulawesi Tenggara – Sinonggi & Kabuto

Sinonggi dari sagu yang dimakan dengan ikan kuah kuning.

Pulau Maluku & Papua

31. Maluku – Papeda & Ikan Kuah Kuning

Papeda sagu lengket dimakan dengan ikan kuah kuning asam.

32. Maluku Utara – Gohu Ikan

Seperti sashimi ala Ternate, ikan tuna mentah dengan bumbu.

33. Papua Barat – Ikan Bakar Manokwari

Ikan bakar dengan colek dabu-dabu khas Papua.

34. Papua – Papeda & Ulat Sagu

Selain papeda, ulat sagu goreng jadi camilan tinggi protein.

Kesimpulan

Itulah 34 provinsi makanan khas daerah di Indonesia yang bikin kita bangga jadi orang Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik