Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Jejak Supervolcano Hong Kong: Wisata Geopark UNESCO 140 Juta Tahun

Intan Safitri
01/4/2026 07:31
Jejak Supervolcano Hong Kong: Wisata Geopark UNESCO 140 Juta Tahun
High Island Geo Trail, formasi batuan vulkanik berbentuk heksagonal yang sangat unik.Tempat ini masuk kedalam Hong Kong UNESCO Global Geopark, dan terbentuk dari letusan supervolcano sekitar 140 juta tahun lalu.(Dok Hong Kong Tourism Board)

HONG Kong tidak hanya menawarkan deretan gedung pencakar langit, tetapi juga menyimpan arsip prasejarah yang diakui dunia. Di kawasan pesisir timurnya, tepatnya di Hong Kong UNESCO Global Geopark, terdapat jejak aktivitas vulkanik raksasa (supervolcano) yang terjadi sekitar 140 juta tahun lalu. 

Destinasi itu menawarkan pengalaman wisata yang lebih dalam. Soalnya, pengunjung tidak hanya berfoto, tetapi juga mempelajari sejarah geologi bumi.

Situs tersebut menjadi unik karena formasi batuan heksagonalnya yang tersebar luas di area High Island. Berbeda dengan kolom basal di tempat lain, kolom batuan di Hong Kong ini memiliki komposisi asam yang kaya silika, menjadikannya salah satu fenomena geologi paling langka di planet ini.

Keajaiban Kolom Heksagonal dan Tombolo

Daya tarik utama Geopark ini terletak pada tebing-tebing raksasa yang tersusun dari kolom batuan berbentuk segi enam. Formasi ini terbentuk dari pendinginan lava yang sangat lambat setelah letusan dahsyat gunung berapi purba. 

Selain di High Island, fenomena unik lain dapat ditemukan di Sharp Island, yaitu tombolo. Fenomena ini berupa kemunculan jalur pasir alami yang menghubungkan dua pulau saat air laut surut, memungkinkan wisatawan berjalan kaki menyeberangi lautan.

Kreator konten Indonesia, Niky Putra, mengaku terkejut dengan kemudahan akses menuju destinasi wisata tersebut. "Yang aku tahu tuh dari mulai lautnya, dari mulai pemandangannya, yang paling keren itu menurut aku, kalau misalkan kita di sini mau ke alam yang indah di Indonesia kebanyakan yang jauh-jauh. Karena di Hong Kong itu cuma 30 menit naik feri dan mereka sudah menyediakan semua," ujar Niky.

Petualangan Bermakna di Alam Terbuka

Mengunjungi Geopark memberikan dimensi baru dalam berwisata. Aktivitas ini mengubah pola pikir bahwa Hong Kong hanya tentang konsumerisme dan gaya hidup urban. Dengan jalur trekking yang terintegrasi dan pusat informasi yang lengkap, wisatawan diajak untuk menghargai proses alam yang membentuk daratan tersebut.

Vino, yang juga merupakan kreator konten, juga menyoroti pengalaman berbeda yang ia rasakan selama menjelajahi kawasan ini. "Yang kagetnya lagi, mudah aksesnya, semuanya bisa diakses dengan gampang."

Akses dan Konservasi

Meskipun menyandang status UNESCO, situs-situs ini tetap mudah diakses oleh wisatawan umum. Pengelola menyediakan infrastruktur yang memudahkan mobilitas tanpa merusak ekosistem asli batuan. Hal ini menjadikan Hong Kong sebagai contoh sukses di mana konservasi alam kelas dunia dapat berdampingan dengan industri pariwisata yang modern.

Menjelajahi sisi geologi Hong Kong memberikan nilai tambah bagi perjalanan wisatawan Indonesia. Selain mendapatkan konten visual yang estetis, pengunjung pulang dengan pemahaman baru mengenai sejarah alam semesta, menjadikan liburan terasa lebih bermakna dan berkesan. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya