Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.438: Kyiv Padam Total, Rusia Klaim Rebut Toretske
Haufan Hasyim Salengke
02/2/2026 06:43
Serangan pesawat nirwak Rusia terhadap sebuah bus di luar daerah Pavlohrad di Oblast Dnipropetrovsk menewaskan sedikitnya 12 penambang pada 1 Februari, menurut DTEK, perusahaan energi swasta terbesar di Ukraina.(Layanan Darurat Negara/The Kyiv Independent)
BERIKUT adalah rangkuman perkembangan terkini di hari ke-1.438 Perang Rusia-Ukraina, Minggu (1/2).
Pertempuran
Serangan Rusia terhadap Ukraina menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya di wilayah Dnipropetrovsk, menurut layanan darurat negara tersebut. Gedung-gedung tinggi, rumah-rumah, toko-toko, dan kafe-kafe juga mengalami kerusakan.
Satu orang lainnya terluka akibat penembakan di wilayah Zaporizhia, kata layanan tersebut, dengan ledakan yang juga menghancurkan tiga bangunan tempat tinggal dan 12 rumah.
Di wilayah Donetsk, setidaknya dua orang tewas, dan lima lainnya terluka, dalam 13 serangan terpisah Rusia di beberapa distrik, menurut Gubernur Vadym Filashkin.
Sebanyak 172 orang, termasuk 35 anak-anak, dievakuasi dari garis depan, kata Filashkin.
Serangan Rusia menghantam infrastruktur kereta api negara di wilayah Zaporizhia dan Dnipro, sebuah taktik yang menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dimaksudkan untuk "memutus hubungan antarkota kita".
Secara total, 303 bentrokan terjadi sepanjang Sabtu (31/1), tulis Staf Umum Ukraina di Telegram, yang mencatat 38 serangan udara, 119 bom berpemandu, 2.510 drone kamikaze, dan 2.437 serangan terhadap permukiman dan pasukan.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Sabtu bahwa pasukannya merebut Desa Petrivka, di wilayah Zaporizhzhia tenggara Ukraina, dan Toretske, di wilayah Donetsk timur. Al Jazeera tidak dapat memverifikasi klaim tersebut.
Kantor berita negara Rusia, TASS, juga mengkelaim bahwa pasukan Rusia telah menguasai setidaknya 24 permukiman Ukraina sejak awal tahun, sebagian besar berada di wilayah Zaporizhia.
Dua orang terluka dalam serangan drone Ukraina terhadap sebuah mobil di wilayah Belgorod, Rusia, lapor TASS.
Energi
Sebagian wilayah Ukraina, termasuk setidaknya 3.500 bangunan di Kyiv, mengalami pemadaman listrik sepanjang hari Sabtu (31/1) setelah kegagalan pada jalur interkoneksi dengan Moldova, lapor para pejabat.
Layanan Metro Kyiv ditutup, memaksa evakuasi ratusan orang, bersamaan dengan pasokan air dan listrik ibu kota, tulis Wali Kota Vitali Klitschko di Telegram.
Meskipun pasokan air ibu kota telah kembali sekitar pukul 22.30 waktu setempat (20.30 GMT), para pekerja energi terus memulihkan panas ke sekitar 2.600 rumah, kata Klitschko.
Ukraina sedang menyelidiki pemadaman tersebut, tetapi "sampai saat ini, belum ada konfirmasi tentang campur tangan eksternal atau serangan siber," kata presiden. “Sebagian besar indikasi mengarah pada cuaca: penumpukan es pada saluran dan pemadaman otomatis.”
Atas permintaan Kementerian Pertahanan Ukraina, SpaceX telah membatasi sementara operasi sistem Starlink-nya di Ukraina untuk mencegah serangan drone Rusia, Serhii Beskrestnov, penasihat teknologi menteri pertahanan, mengumumkan di Facebook.
“Saya sekali lagi meminta maaf kepada mereka yang telah terpengaruh sementara oleh tindakan yang diambil, tetapi demi keamanan negara, ini sekarang merupakan tindakan yang sangat penting dan perlu,” tulis Beskrestnov.
Politik dan diplomasi
Utusan khusus Amerika Serikat Steve Witkoff mengatakan bahwa ia telah mengadakan “pertemuan yang produktif dan konstruktif” dengan utusan khusus Rusia Kirill Dmitriev di Florida, AS.
“Kami merasa gembira dengan pertemuan ini bahwa Rusia berupaya untuk mengamankan perdamaian di Ukraina,” kata Witkoff, menambahkan bahwa ia “bersyukur” atas “kepemimpinan penting” Presiden AS Donald Trump dalam mencari perdamaian yang langgeng dan abadi.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent, menantu Trump, Jared Kushner, dan penasihat senior Gedung Putih Josh Gruenbaum juga menghadiri pembicaraan tersebut.
Dalam pidato malamnya, Zelenskyy mengatakan Ukraina "melakukan kontak secara teratur dengan pihak AS" dan "menunggu mereka memberikan rincian spesifik tentang pertemuan selanjutnya", yang diperkirakan akan berlangsung minggu depan.
"Ukraina siap bekerja dalam semua format yang efektif," tambah Zelenskyy. "Yang penting adalah hasilnya, dan pertemuan itu terjadi."
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha berbicara dengan Wakil Perdana Menteri Liechtenstein Sabine Monauni, membahas "perkembangan dalam negosiasi perdamaian dan kebutuhan mendesak sistem energi Ukraina", tulis Sybiha di X.
"Kami juga memberikan perhatian khusus pada tekanan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dan upaya internasional bersama untuk meminta pertanggungjawabannya," kata Sybiha.