Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Pelaku Ledakan di Taiwan tidak Terkait Komplotan Teroris

08/7/2016 16:44
Pelaku Ledakan di Taiwan tidak Terkait Komplotan Teroris
(AFP PHOTO / STR / China OUT)

Terduga bom pipa, yang melukai 25 penumpang, di kereta Taiwan adalah peledak buatan dan dinilai tidak terhubung dengan komplotan teroris. Demikian kata polisi setempat pada Jumat. Peristiwa itu, yang dikecam Perdana Menteri Taiwan Lin Chuan sebagai ulah kebencian, terjadi sebelum kereta memasuki stasiun di Taipei, Ibu Kota Taiwan, pada Kamis.

Siaran televisi memperlihatkan sejumlah korban luka bakar di bagian tubuh dan wajah mereka tampak terbalut perban dan dibawa ke rumah sakit. "Penyelidikan awal kami mengesampingkan kemungkinan teror," kata Wang Bao-chang dari kepolisian Taiwan dalam jumpa pers, dengan menambahkan, belum ada pihak menyatakan bertanggung jawab. ''Belum ada keterangan menguatkan kecurigaan atas keterkaitan kejadian itu dengan serangan teroris.

'' Pemerintah tengah memburu satu tersangka, seorang pria berbaju hitam, berusia sekitar 40 tahun. Sejumlah saksi melihat keberadaan tersangka itu sesaat sebelum ledakan terjadi, terang Wang. Alat peledak dibuat dari pipa besi sepanjang 47 centimeter (19 inch) berisi bubuk mesiu piroteknik, jelas Wang seraya menunjukkan bagian sisa pipa hitam dengan lakban abu-abu yang ditemukan petugas di lokasi kejadian. ''Saat ini petugas belum dapat memastikan bagaimana alat itu diaktifkan,'' tambahnya. Namun tas merah cukup panjang, biasa dipakai membawa peralatan mendaki, ikut ditemukan di toilet kereta. Tas itu diduga digunakan untuk membawa alat peledak tersebut. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik