Polisi dan Jaksa Agung Meksiko memeriksa ujung terowongan yang dilalui gembong narkoba Joaquin ‘El Chapo’ Guzman untuk melarikan diri dari Penjara Altiplano, Meksiko.(AFP/ATTORNEY GENERAL OF MEXICO)
ANDA yang pernah menonton film besutan Frank Darabont berjudul The Shawshank Redemption pasti tidak lupa dengan cara dan aksi heroik narapidana Andy Dufresne yang mengatur siasat untuk kabur dari penjara.
Sosok bankir berpendidikan yang diperankan oleh Tim Robbins itu berhasil membuat lubang di tembok selnya hingga terhubung langsung ke saluran pembuangan Penjara Shawshank. Melalui lubang yang dia buat selama 20 tahun tersebut, Dufresne kabur.
Cara Dufresne kabur dari penjara yang berisi para narapidana kelas kakap itu ternyata terjadi di dunia nyata.
Gembong narkoba Meksiko Joaquin 'El Chapo' Guzman ialah yang berhasil kabur dari penjara berpenjagaan super ketat lewat terowongan.
Pemimpin kartel Sinaloa yang ditangkap pada 22 Februari 2014 itu mungkin tidak belajar teknik kabur dari Dufresne. Namun, aksi 'El Chapo' (berarti si Pendek) yang berhasil kabur menembus sistem keamanan super ketat penjara Altiplano, 90 km barat Mexico City, membelalakkan mata siapa pun dan menampar reputasi pemerintahan Presiden Enrique Pena Nieto.
Meskipun kamera keamanan dipasang di selnya, Guzman berhasil mengelabui penjagaan dan menghilang pada Sabtu (11/7). Dia diduga kabur dengan merangkak melalui ventilasi kamar mandi lalu menuruni lubang rahasia yang mengarah ke terowongan sepanjang 1,5 km yang berakhir di daerah konstruksi.
Aksi itu merupakan yang kedua kalinya bagi Guzman dalam 14 tahun terakhir. Pemimpin geng yang diduga mengontrol setiap perbatasan dari Meksiko ke Amerika Serikat itu pertama kali melarikan diri dari sebuah penjara keamanan maksimum dengan bersembunyi di dalam keranjang cucian di Negara Bagian Jalisco pada 2001.
Komisi Keamanan Nasional Negara (CNS) mengatakan Guzman pergi mandi sebelum pukul 21.00 waktu lokal dan kemudian menghilang. Petugas keamanan yang mengecek ke sel tidak menemukan Guzman.
Dengan dikelilingi ladang jagung di Negara Bagian Meksiko, Number One Federal Social Rehabilitation Center atau Penjara Altiplano dibangun selama 1988-1994, pada era pemerintahan Presiden Carlos Salinas.
"(Number One Federal Social Rehabilitation Center) ini memiliki tingkat keamanan maksimum dan memiliki sistem elektronik dan peralatan closed-circuit television, akses kendali, alarm, detektor logam, obat, dan bahan peledak," ungkap Kementerian Keamanan Publik.
Pihak berwenang curiga terowongan besar bisa dibangun dengan pengetahuan penjaga penjara atau polisi. Delapan belas petugas kini telah diperiksa.
Operasi perburuan 'si Pendek' dilakukan besar-besaran. Pos-pos pemeriksaan telah didirikan di jalan-jalan dan petugas tampak berpatroli di sekitar Penjara Altiplano. (AFP/Express.co.uk/Haufan Hasyim Salengke/I-2)