Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana menyampaikan, urgensi kerja sama multilateral sebagai sarana yang efektif untuk mendapatkan daya tarik dan kemajuan dalam mencapai Sustainable Deveopment Goals (SDGs). Putu menegaskan Indonesia sangat serius merealisasikan SDGs.
Terbukti secara eksplisit perundang-undangan dan regulasi Indonesia mencantumkan urgensi pencapaian SDGs. Hal itu disampaikan Putu saat menghadiri High Level Political Forum on Sustainable Development bertajuk "Partnership and Development Cooperation: Are they delivering for the SDGs" yang dihelat Inter-Parliamentary Union (IPU) di New York, Amerika Serikat, Rabu (13/7).
"Kami sangat serius untuk merealisasikan SDGs. Secara eksplisit perundang-undangan, aturan, dan regulasi nasional kami mencantumkan urgensi pencapaian SDGs," ujar Putu menyampaikan peran Presidensi Indonesia di G20.
Turut hadir dalam agenda tersebut yaitu Pimpinan BKSAP lainnya yaitu Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera dan Wakil Ketua BKSAP DPR RI Achmad Hafisz Tohir.
Baca juga : Kemenag Didesak Buat Aturan Pencegahan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama
Tak hanya itu, Putu menyoroti Dua Pilar untuk mengatasi tantangan perpajakan sebagaima diadopsi dalam pertemuan internasional Bank Sentral dan Menteri Keuangan G20 di Bali pada Februari 2022.
“Kedua pilar ini mendukung kesepakatan internasional tentang regulasi perpajakan atas produk dan layanan digital, serta pembentukan Global anti-base Erosi atau ambang batas pajak minimum global,” terang Putu.
Putu menekankan perjanjian internasional memainkan peran penting menciptakan lingkungan global yang lebih adil bagi negara-negara dengan basis pasar yang sangat besar bagi perusahaan digital internasional seperti Indonesia. Disisi lain, penetapan ambang batas pajak minimum global akan menjadi cara efektif mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh negara-negara surga pajak.
"Perjanjian internasional memainkan peran penting menciptakan lingkungan global yang lebih adil bagi negara-negara dengan basis pasar yang sangat besar bagi perusahaan digital internasional seperti Indonesia.Sejalan dengan kesepakatan internasional, DPR RI telah mengesahkan satu peraturan perpajakan nasional yang baru dengan mengadopsi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP),” pungkas Legislator dapil Bali tersebut. (RO/OL-7)
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar Penganugerahan Indonesia CSR Award (ICA) ke-12 dan Indonesia SDGs Award (ISDA) ke-10 Tahun 2025.
UMJ mewisuda 1.558 lulusan pada Periode II Tahun 2025, menegaskan komitmen pendidikan inklusif, riset berbasis SDGs, dan kesiapan menghadapi transformasi digital.
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved